Tak Sempat Aksi, Massa HMI Dipaksa Bubar

Situasi aksi mahasiswa saat berada di depan Kantor Walikota Tangerang Selatan

TANGSEL, MCNN – Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) Pamulang Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang ingin melakukan aksi demo dipaksa bubar oleh petugas.

Selain dibubarkan, Mahasiswa tak sempat melakukan orasinya tersebut, juga terpaksa diamankan dan dibawa ke Mapolres Tangsel.

Sekitar puluhan Mahasiswa yang dipaksa bubar oleh petugas di depan Kantor Balaikota Pemerintahan Kota Tangsel pada Senin, (26/07/2021) itu menuntut terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Selain itu juga aksi massa dari HMI mendesak Walikota Tangsel Benyamine Davnie untuk melakukan evaluasi soal penerapan PPKM Darurat. Kemudian mendesak pencopotan Kepala Satpol PP Tangsel, Mursinah karena dianggap tidak becus mengurus bawahannya.

Mahasiswa juga mendesak Pemkot Tangsel untuk melakukan publikasi informasi perkembangan vaksinasi dan penyaluran Bantuan Sosial (Bansos), serta mendesak Camat Pamulang Mukroni untuk dicopot dari jabatannya.

Salah satu saksi mata, Ihya Ulumudin mengatakan, massa aksi tidak sempat menggelar orasi dan langsung dibubarkan paksa oleh petugas.

“Tidak sempat orasi, massa sudah dibubarkan petugas. Informasinya, massa aksi dibawa ke Polres menggunakan mobil Satpol PP,” terang Ihya saat berbincang dengan Terkini.id.

Informasinya, massa aksi membawa
Informasinya, aksi tersebut dilakukan menyusul adanya petugas Satpol PP Kecamatan Pamulang, membentak – bentak salah satu pedagang saat penerapan PPKM Darurat.

(Indra).

 152 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.