Tidak Kenal Lelah, FSPI Turun Ke Jalan, Tuntut Kenaikan UMK

TANGERANG, MCNN – Ratusan buruh yang tergabung di Federasi Serikat Pekerja Indonesia (FSPI) tingkat Kota maupun Kabupaten Tangerang kembali aksi turun ke Jalan untuk kesekian kalinya, guna menyuarakan dan menuntut kenaikan Upah Minimum Kota / Kabupaten (UMK) Tahun 2021, yang merupakan hak bagi para buruh. Rabu (18/11/2020).

Aksi unjuk rasa dengan melakukan konvoi disertai iring-iringan ratusan sepeda motor, dan 1(satu), mobil komando. Para petinggi FSPI, menyampaikan orasinya secara bergantian di atas mobil komando disepanjang jalan menuju Kantor Gubernur Banten di Serang.

H. Roland Marbun, Ketua DPC.FSPI Kabupaten Tangerang

Para buruh FSPI yang rencananya akan bergabung dengan ribuan buruh lainnya, tetapi urung terlaksana karena waktunya sudah sore dan tertinggal jauh oleh rekan-rekannya yang sudah sampai di Serang.

Ketua Federasi Serikat Pekerja Indonesia, Kabupaten Tangerang. H, Roland Marbun, dihadapan ratusan buruh FSPI menegaskan, meskipun pihaknya gagal menggabungkan diri dengan ribuan buruh lainnya karena suatu hal. Menurutnya, itu tidak menyurutkan dirinya untuk melakukan aksi menuntut pemerintah Provinsi Banten untuk segera merealisasikan apa yang menjadi tuntutan para buruh.

Drs.Kasiran, Wakil Ketua DPC.FSPI.Kota Tangerang, sedang berorasi

” Kita akan terus berjuang sampai hak kami terpenuhi, sebab sudah menjadi kewajiban pemerintah jika mengabulkan apa yang menjadi keinginan kaum buruh. Mengingat buruh adalah aset negara,” tandasnya.

Hal senada pula diungkapkan wakil ketua DPC FSPI tingkat Kota Tangerang. Drs.Kasiran mengatakan, buruh hanya meminta kenaikan UMK sebagai landasan kesetaraan kaum buruh menuju hidup layak yang sudah di jamin oleh UUD.45.

Polsek Karawachi memberikan arahan kepada peserta aksi buruh FSPI

” Ya kita terlalu lama menjemput kawan-kawan FSPI di Kabupaten, padahal rencananya kita akan menyampaikan tuntutan di Halaman pemerintahan Priovinsi Banten, karna cuaca dan situasi yang tak berpihak,  dan waktu juga sudah sore, maka kami terus melakukan orasi sepanjang rute yang telah ditentukan dan bermuara di satu titik yakni di Kawasan Citra Raya Tangerang,” tukasnya.

Redi Darmana.SH. (Pakai Kaos) turut aksi, memberikan semangat anak buahnya

Hadir dalam aksi tersebut. Ketua DPD Provinsi Banten,  Redi Darmana.SH, yang mengawal dan turut memberikan semangat kepada anak buahnya, hingga massa membubarkan diri.

“Aksi ini bukan aksi yang terakhir, sebab kalau sampai Gubernur Banten tidak menaikan UMK Tahun 2021, Kita sudah sepakat dengan para  Pimpinan Buruh se-Banten untuk melakukan aksi Mogok Daerah.”pungkas Redi. (Vidos/Mardianes).

 640 kali dilihat,  4 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan