TRC Dinsos Kota Tangerang Pulangkan Jenazah Warga dari Surakarta, Keluarga Sambut Tangis Haru

oleh -1325 Dilihat
TRC Dinsos Kota Tangerang bersama BAZNAS RI di lokasi rumah duka mengantarkan jenazah.
banner 468x60

KOTA TANGERANG, Cybernewsnasional.com – Tim Reaksi Cepat (TRC) Dinas Sosial Kota Tangerang bergerak cepat memulangkan jenazah seorang warga ber-KTP Kota Tangerang yang meninggal dunia di Kota Surakarta, Jawa Tengah.

Dengan bantuan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI, jenazah pria berusia 40 tahun tersebut akhirnya tiba di rumah duka dan diserahkan kepada keluarganya.

banner 336x280

Petugas Dinsos Kota Tangerang, Tatang, mengatakan proses pemulangan bermula dari laporan Dinas Sosial Kota Surakarta yang menemukan seorang pria asal Kota Tangerang dalam kondisi sakit di sebuah terminal. Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat, tetapi nyawanya tidak tertolong.

“Warga Tangerang ditemukan dalam keadaan sakit di terminal wilayah Surakarta, kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat. Namun, setelah diusahakan di RS, orang tersebut meninggal dunia. Dinsos sana mengirimkan identitasnya, kita pun langsung bergerak ke alamatnya,” ungkap Tatang, Minggu (26/10/2026) saat ditemui di depan Rumah Singgah Dinsos Kota Tangerang.

Setelah menerima identitas dan alamat almarhum, TRC Dinsos Kota Tangerang berkoordinasi dengan tim Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) setempat untuk memastikan kebenaran identitas dan keberadaan keluarga. Petugas kemudian mendatangi rumah almarhum di kawasan Batu Sari, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang.

Menurut Tatang, keluarga sempat terkejut saat menerima kabar duka tersebut. Pihak keluarga akhirnya memutuskan untuk membawa jenazah kembali ke Kota Tangerang agar dapat dimakamkan di kampung halaman.

Namun, keterbatasan biaya menjadi kendala dalam proses pemulangan jenazah dari Surakarta. Untuk mengatasi persoalan tersebut, TRC Dinsos Kota Tangerang berkoordinasi dengan Baznas Kota Tangerang dan melanjutkan kerja sama dengan Baznas RI karena proses pemulangan melibatkan lintas wilayah.

“Setelah berkomunikasi dengan tim Dinsos, kita berkomunikasi dengan Baznas Kota Tangerang. Karena lintas wilayah, kita coba bekerja sama dengan Baznas RI. Alhamdulillah, Baznas memberikan bantuan. Kita bertolak segera pada jam 2 siang hari Jumat (23/10) kemarin,” jelas Tatang.

Berdasarkan hasil asesmen, almarhum diketahui berangkat seorang diri ke Surakarta untuk menjalani pengobatan. Namun, saat tiba di terminal, kondisinya mendadak memburuk hingga terlihat oleng seperti hendak pingsan. Sejumlah orang di lokasi kemudian memberikan pertolongan dan membawanya ke rumah sakit.

Peristiwa tersebut berujung duka setelah pria berusia 40 tahun itu dinyatakan meninggal dunia pada Rabu (21/10/2026).

Saat ditanyakan perihal keluarga dan apakah sudah menikah, Tatang mengatakan almarhum diduga telah berkeluarga dan memiliki anak. Namun, ketika petugas mendatangi rumah duka, mereka hanya bertemu dengan orangtua almarhum.

“Si cowok ini berangkat ke Surakarta sendiri. Saya ke rumahnya ada orangtuanya, saya tanya keluarga lainnya, ada bapaknya aja. Anak atau istrinya enggak ada, udah cerai atau gimana saya enggak tahu,” ujar Tatang.

Setelah berangkat dari Kota Tangerang pada Jumat (23/10/2026) siang, tim TRC Dinsos Kota Tangerang bersama ambulans Baznas RI akhirnya tiba di rumah duka pada Sabtu (24/10/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.

Jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga. Suasana haru menyelimuti rumah duka saat orangtua almarhum menyambut kedatangan jenazah putranya.

Respons cepat Dinsos Kota Tangerang bersama dukungan Baznas RI tersebut menjadi bagian dari upaya pelayanan sosial bagi warga yang mengalami musibah, termasuk ketika peristiwa terjadi di luar daerah. (Ups)

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.