KOTA TANGERANG, Cybernewsnasional.com – Kekeringan sumber air menjadi kendala dalam proses pemadaman kebakaran yang melanda kawasan Pergudangan Jalan Industri VIII, RW 03, Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Selasa (20/10/2026). Api melahap tujuh gudang dalam satu area dan merambat ke dua gudang lainnya.
Kondisi kering yang dikaitkan dengan dampak El Nino membuat petugas BPBD Kota Tangerang sempat kesulitan mendapatkan pasokan air di sekitar lokasi kebakaran. Petugas akhirnya menemukan sumber air yang berjarak sekitar 500 meter dari titik kejadian untuk mendukung proses pemadaman.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Andia S. Rahman, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 13.55 WIB. Saat kejadian, sejumlah aktivitas masih berlangsung di kawasan pergudangan tersebut.
“Yang terbakar adalah beberapa gudang dan total dari tujuh gudang di satu lokal dan rambatan di lokal lainnya yaitu dua gudang,” ujar Andia saat dikonfirmasi.
Menurutnya, kebakaran tersebut berdampak pada gudang yang menyimpan beragam barang, mulai dari es krim, sepatu hingga barang kiriman milik perusahaan jasa pengiriman dan perdagangan daring. Banyaknya material yang mudah terbakar membuat api sulit dikendalikan, terlebih ketika angin bertiup kencang.
“Kesulitan pertama adalah angin ya yang tentunya dan bahan-bahan yang banyak bahan bakunya mudah terbakar,” ungkapnya.
Selain angin dan material yang mudah terbakar, keterbatasan sumber air menjadi tantangan tersendiri bagi petugas. Kondisi ini menunjukkan pentingnya ketersediaan pasokan air untuk mendukung penanganan kebakaran, terutama di kawasan pergudangan dengan risiko kebakaran tinggi.
Andia mengatakan petugas akhirnya menemukan sumber air sekitar 500 meter dari lokasi kejadian. Temuan tersebut memungkinkan petugas menerapkan pola pemadaman statis agar pasokan air dapat terus tersedia selama proses penanganan berlangsung.
“Kami sudah mendapat lokasi sumber air yang akhirnya kami bisa lakukan pola statis, jadi air tidak mungkin terputus, tinggal melakukan proses pemadaman,” kata Andia.
Terkait penyebab kebakaran, Andia menyebut dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik di salah satu gudang penyimpanan es krim. Namun, penyebab pasti kebakaran masih memerlukan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
“Pemicu informasi sementara dari korsleting listrik di gudang es krim dan nanti akan ditindaklanjuti lagi dengan pihak yang berwajib,” jelasnya.
Dalam penanganan kebakaran tersebut, BPBD Kota Tangerang mengerahkan 60 personel dan 16 unit armada pemadam kebakaran. Petugas juga mendapat bantuan dari personel TNI serta tim pemadam kebakaran Kabupaten Tangerang.
Berdasarkan laporan sementara BPBD Kota Tangerang, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran yang menghanguskan dan terdampaknya sembilan gudang tersebut. (Ups)











