BPJS Kesehatan dan BPJS Watch Tangerang Raya Perkuat Sinergi Tingkatkan Pelayanan JKN

oleh -1527 Dilihat
oleh
BPJS WATCH Tangerang bersama BPJS Kesehatan cabang Tigaraksa Kabupaten Tangerang.
banner 468x60

TANGERANG, Cybernewsnasional.com – BPJS Kesehatan Kabupaten Tangerang KC Tigaraksa bersama BPJS Watch Tangerang Raya memperkuat sinergi dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan perlindungan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Silaturahmi yang berlangsung Kamis, 24 September 2026, di Kantor BPJS Kesehatan Kabupaten Tangerang KC Tigaraksa, dihadiri Kepala Cabang dr. Dwi Asmariyati bersama jajaran dan anggota BPJS Watch Tangerang Raya yang dipimpin H. Gandi selaku Koordinator BPJS Watch Tangerang Raya.

banner 336x280

Dalam pertemuan tersebut, BPJS Watch menyampaikan sejumlah masukan, saran dan kritik konstruktif, mulai dari peningkatan pelayanan peserta JKN, hingga penguatan pengawasan pelayanan di fasilitas kesehatan.

H. Gandi juga menyoroti masih adanya badan usaha yang belum mendaftarkan seluruh pekerjanya sebagai peserta JKN sesuai ketentuan, termasuk badan usaha yang dinilai tidak tertib dalam memenuhi kewajiban kepesertaan.

“Masih ada beberapa badan usaha yang belum mendaftarkan pekerjanya sesuai ketentuan dan ada juga yang tidak tertib memenuhi kewajibannya. Ini perlu mendapat perhatian khusus,” ujar H. Gandi.

Menurutnya, persoalan tersebut tidak cukup hanya ditangani melalui BPJS Kesehatan, tetapi membutuhkan sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui pembinaan dan pengawasan terhadap badan usaha.

“Kami mendorong adanya kerja sama yang lebih kuat dengan Pemkab Tangerang, sehingga badan usaha yang belum tertib bisa diberikan pembinaan. Termasuk perusahaan yang terus menunggak kewajibannya, perlu dilakukan langkah pembinaan dan pengawasan sesuai aturan,” tegasnya.

Selain persoalan kepesertaan, BPJS Watch juga meminta pengawasan terhadap fasilitas kesehatan diperkuat, terutama terkait ketersediaan kamar rawat inap reguler maupun kamar intensif.

Anggota BPJS Watch Tangerang Raya, Narma, menekankan pentingnya memastikan data ketersediaan tempat tidur benar-benar sesuai dengan kondisi aktual di rumah sakit.

“Ketersediaan tempat tidur harus dikontrol dan diverifikasi secara valid. Jangan sampai data yang tersedia berbeda dengan kondisi sebenarnya ketika peserta membutuhkan pelayanan,” ujar Narma.

Narma juga menyampaikan bahwa pihaknya masih mendapatkan informasi mengenai pasien peserta JKN di IGD rumah sakit yang harus melakukan pembayaran secara mandiri. Menurutnya, persoalan tersebut perlu diklarifikasi dan menjadi perhatian dalam pengawasan pelayanan.

Sementara itu, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Kabupaten Tangerang KC Tigaraksa, dr. Dwi Asmariyati, menyambut positif berbagai masukan tersebut dan menegaskan keterbukaan BPJS Kesehatan terhadap kritik konstruktif sebagai bahan evaluasi peningkatan pelayanan.

“Kami sangat terbuka terhadap masukan maupun kritik yang konstruktif. Ini menjadi bahan evaluasi agar pelayanan kepada peserta JKN terus ditingkatkan,” ujar dr. Dwi.

Dalam pertemuan itu juga dibahas isu yang beredar di media sosial yang menyebut pekerja di lingkungan BPJS Kesehatan tidak terdaftar sebagai peserta JKN. Isu tersebut diklarifikasi dengan diperlihatkannya kartu kepesertaan JKN secara fisik oleh Kepala Cabang bersama jajaran.

Dr. Dwi menegaskan bahwa pekerja di lingkungan BPJS Kesehatan justru menjadi pelopor dalam kepesertaan JKN.

“Justru teman-teman pekerja di lingkungan BPJS Kesehatan menjadi pelopor utama sebagai peserta JKN. Kami memberikan contoh terlebih dahulu dari lingkungan kami sendiri,” jelasnya.

H. Gandi menegaskan, pertemuan tersebut bukan untuk mencari kesalahan, melainkan membangun komunikasi dan menyampaikan kondisi yang ditemukan di masyarakat.

“Kami datang bukan untuk mencari kesalahan. Kalau sudah baik kita apresiasi, tetapi kalau masih ada kekurangan harus disampaikan agar dapat diperbaiki. Prinsipnya, peserta harus mendapatkan kepastian pelayanan sesuai haknya,” pungkasnya.

Sinergi BPJS Kesehatan dan BPJS Watch Tangerang Raya diharapkan dapat terus diperkuat, tidak hanya dalam peningkatan kepesertaan aktif, tetapi juga pengawasan badan usaha dan peningkatan kualitas pelayanan JKN bagi masyarakat Kabupaten Tangerang.

***(Red)***

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.