Peringati Maulid Nabi, PWI Pokja Wali Kota Jaksel Santuni 30 Anak Yatim

oleh -66 Dilihat
banner 468x60

JAKARTA.Cybernewsnasional.com-Kelompok Kerja (Pokja) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Wali Kota Jakarta Selatan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan memberikan santunan kepada 30 anak yatim.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Dirgantara, Lantai 2 Gedung B/C, Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Jumat (25/9/2026), dihadiri Wali Kota Jakarta Selatan Syafrin Liputo, Ketua PWI DKI Jakarta Kesit B. Handoyo, Ketua PWI Pokja Wali Kota Jakarta Selatan Joni Matondang, serta jajaran wartawan dan tamu undangan.

banner 336x280

Dalam sambutannya, Syafrin Liputo mengajak insan pers menjadikan akhlak Nabi Muhammad SAW sebagai teladan, termasuk dalam menjalankan tugas jurnalistik.

“Peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga momentum untuk memperkuat kepedulian terhadap sesama dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Syafrin.

Menurutnya, meneladani Rasulullah dapat diwujudkan melalui kepedulian dan berbagi kepada sesama, termasuk anak yatim.

“Sebagai umat Rasulullah yang cinta kepada beliau, kita harus meneladani akhlak Nabi dan saling mengasihi antarsesama. Hidup yang baik adalah hidup yang bermanfaat bagi orang lain,” katanya.

Syafrin juga mengaitkan nilai tersebut dengan tugas wartawan dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Ia berharap pemberitaan yang disampaikan insan pers dapat memberikan manfaat dan membawa pesan kebaikan.

“Begitu juga ketika menyampaikan berita kepada masyarakat, harusnya bisa bermanfaat bagi masyarakat luas sehingga tercapai tujuan kita memperingati Maulid Nabi ini, yaitu menjadi rahmatan lil alamin,” ujarnya.

Wartawan Diminta Kedepankan Tabayun

Ketua PWI DKI Jakarta Kesit B. Handoyo turut mengingatkan wartawan agar menjadikan keteladanan Rasulullah sebagai pedoman dalam menjalankan profesi jurnalistik.

Menurut Kesit, wartawan harus menyampaikan informasi secara benar dan tidak terburu-buru memberitakan informasi yang berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi pihak lain.

“Meneladani akhlak Rasulullah dalam menyampaikan berita, sampaikanlah dengan benar. Tidak semua juga harus diberitakan, sebab akan berdampak tidak bagus bagi yang diberitakan. Jangan lupa, sebelum memberitakan harus perlu tabayun,” kata Kesit.

Ia menilai prinsip kehati-hatian dan verifikasi penting untuk menjaga kualitas pemberitaan sekaligus menjalankan tanggung jawab pers kepada masyarakat.

Sementara itu, Ketua PWI Pokja Wali Kota Jakarta Selatan Joni Matondang menyampaikan apresiasi kepada seluruh tamu undangan dan anggota PWI yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Menurut Joni, peringatan Maulid Nabi dan santunan anak yatim merupakan agenda tahunan yang diharapkan dapat terus menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan kepedulian sosial di kalangan insan pers.

“Saya sangat berterima kasih atas kehadiran semua tamu undangan dan rekan-rekan anggota yang telah berpartisipasi menyukseskan acara ini. Tanpa berpanjang lebar, saya ucapkan, jadilah kita semua rahmatan lil alamin,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Jakarta Selatan Syafrin Liputo secara simbolis menyerahkan bantuan dan santunan kepada 30 anak yatim.

(Rizky) 

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.