Kolaborasi Lintas Sektor Percepat Pemulihan Infrastruktur Jembatan di Sukabumi

oleh -2546 Dilihat
oleh
Kadisperkim dan jajaran monitoring kerusakan jembatan usai bencana
Kadisperkim dan jajaran monitoring kerusakan jembatan usai bencana
banner 468x60
SUKABUMI, Cybernewsnasional.com – Upaya pemulihan infrastruktur pascabencana di Kabupaten Sukabumi terus menunjukkan kemajuan positif hingga pertengahan tahun 2026. Sebanyak 14 jembatan yang sebelumnya rusak kini berhasil diperbaiki.
Keberhasilan ini terwujud berkat kolaborasi pendanaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), program corporate social responsibility (CSR) perusahaan, hingga swadaya masyarakat.
Meski demikian, pekerjaan rumah pemerintah daerah masih besar karena berdasarkan hasil inventarisasi terbaru, masih terdapat 23 jembatan yang mengalami kerusakan berat.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi pada Senin (03/08/2026) mengatakan pemerintah terus mendorong percepatan rehabilitasi dengan mengandalkan kolaborasi berbagai pihak.
“Alhamdulillah, sekitar 14 jembatan telah berhasil ditangani. Hari ini kami kembali mendapatkan dukungan CSR, tentu hal tersebut patut diapresiasi,” ujar Sendi Apriadi.
Ia menjelaskan bahwa keterbatasan kemampuan fiskal daerah membuat pemerintah tidak bisa mengandalkan APBD sebagai satu-satunya sumber pembiayaan untuk infrastruktur.
“Kerusakan yang harus kami tangani cukup banyak. Selain akibat bencana, ada pula jembatan yang usianya sudah cukup lama sehingga konstruksinya mulai rapuh,” jelasnya.
Salah satu fokus utama saat ini adalah pembangunan Jembatan Gantung Leuwidingding yang dinilai sangat strategis untuk menghubungkan mobilitas warga di dua kecamatan.
Jembatan ini direncanakan memiliki bentang sekitar 84 meter, yang berpotensi menjadi jembatan gantung terpanjang di seluruh wilayah Kabupaten Sukabumi.
“Kalau berdasarkan data kami, ini akan menjadi jembatan gantung paling panjang di Kabupaten Sukabumi. Sebagian besar jembatan lainnya hanya berukuran 30 sampai 40 meter,” kata Sendi.
Guna mendukung kelancaran proyek senilai Rp1,2 miliar ini, Disperkim telah merampungkan seluruh dokumen teknis, mulai dari desain (DED) hingga dokumen perizinan.
(AZ)

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.