Prof. Bhayu Rhama Terpilih Jadi Rektor UPR Periode 2026–2030

oleh -46 Dilihat
banner 468x60

PALANGKA RAYA.Cybernewsnasional.com-Prof. Bhayu Rhama, Ph.D., resmi terpilih sebagai Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) periode 2026–2030.

Kepastian itu didapat setelah ia meraih suara terbanyak dalam Pemilihan Rektor (Pilrek) dalam Sidang Senat yang digelar di Aula Rahan UPR, Kamis (1/10/2026).

banner 336x280

Dekan FISIP UPR tersebut mengantongi 37 suara. Dua pesaingnya, Dr. Thea Farina Embang meraih 14 suara dan Prof. Liswara Neneng 12 suara.

Ketua Senat UPR Prof. Petrus Poerwadi mengatakan, pemungutan suara berlangsung lancar, terbuka, dan sesuai ketentuan.

“Pemungutan suara dimulai pukul 14.45 WIB dan berakhir 15.44 WIB. Prof. Bhayu terpilih dengan 37 suara,” ujar Petrus.

Ia menjelaskan, total suara Pilrek UPR sebanyak 63 suara. Rinciannya, 65 persen atau 41 suara dari Senat UPR dan 35 persen atau 22 suara dari Menteri.

Seluruh anggota senat yang berjumlah 41 orang hadir, ditambah perwakilan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Setelah terpilih, Prof. Bhayu akan menjalani tahapan administrasi sebelum pelantikan. Ia dijadwalkan dilantik oleh Mendiktisaintek Prof. Brian Yuliarto di Jakarta, Senin (5/10/2026).

Rangkul Semua Pihak

Prof. Bhayu menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin UPR empat tahun ke depan.

Ia menegaskan, Pilrek adalah proses demokrasi kampus yang harus disudahi dengan kebersamaan.

“Tentunya semua sama ya. Saya tidak melihat siapa yang banyak atau sedikit. Saya terpilih jadi Rektor untuk 2026–2030 untuk semua. Kita akan berusaha merangkul semua teman-teman,” kata Bhayu.

Menurutnya, terpilihnya sebagai rektor bukan akhir, melainkan awal perjalanan baru membangun UPR.

“Perjalanan ini baru memulai untuk membangun UPR lebih baik lagi. Kita harus tegar dari awal sampai akhir,” tegasnya.

Ia menambahkan, saat ini menunggu arahan resmi dari kementerian terkait agenda pelantikan.

“Kita menunggu kabar dari Kementerian. Jadwal pelantikan dari sana, di Jakarta,” pungkasnya.

Dengan hasil ini, tongkat kepemimpinan UPR periode 2026–2030 resmi beralih kepada Prof. Bhayu Rhama.

 

(Sunarno)

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.