FSPI PT ISTEM Gembleng Pengurus Serikat di Anyer, Perkuat Hubungan Industrial Modern dan Bermartabat

oleh -483 Dilihat
oleh
banner 468x60

ANYER, Cybernewsnasional.com – Federasi Serikat Pekerja Indonesia (FSPI) PT ISTEM menggelar Pendidikan Hubungan Industrial pada 22–23 Mei 2026 di Hotel Pesona Krakatau, Anyer, Banten. Kegiatan yang diikuti seluruh pengurus Serikat Pekerja FSPI PT ISTEM ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat kualitas organisasi serikat pekerja di tengah tantangan modernisasi dan digitalisasi industri.

Mengusung tema: “Hubungan Industrial di Era Modernisasi Adalah Bentuk Nyata yang Harus Ditingkatkan Demi Kemajuan Bersama,”

banner 336x280

kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran DPD dan DPC FSPI Kota Tangerang. Suasana pendidikan berlangsung penuh semangat, interaktif, serta sarat diskusi mengenai strategi membangun hubungan industrial yang harmonis, produktif, dan berkeadilan.

H. Sugandi hadir sebagai narasumber utama dan menekankan bahwa serikat pekerja saat ini harus mampu bertransformasi menjadi organisasi yang cerdas, adaptif, dan mampu menjadi mitra strategis perusahaan.

“Hubungan industrial yang sehat bukan hanya soal tuntutan, tetapi bagaimana membangun komunikasi, kepercayaan, dan kerja sama demi keberlangsungan perusahaan serta kesejahteraan pekerja. Serikat pekerja harus hadir membawa solusi, bukan memperkeruh keadaan,” tegas H. Sugandi dalam pemaparannya.

Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia pengurus serikat pekerja agar mampu menghadapi perubahan dunia kerja yang semakin cepat akibat modernisasi industri.

Menurutnya, era digital menuntut organisasi buruh tidak hanya kuat dalam perjuangan, tetapi juga unggul dalam pengetahuan, kemampuan komunikasi, dan pemahaman regulasi hubungan industrial.

Sementara itu, Ketua FSPI PT ISTEM, Meijir Nasution, mengapresiasi antusiasme peserta yang mengikuti seluruh rangkaian pendidikan dengan serius dan penuh semangat kebersamaan.

“Pendidikan organisasi seperti ini sangat penting untuk memperkuat soliditas pengurus serta meningkatkan wawasan tentang hubungan industrial, komunikasi organisasi, dan strategi perjuangan yang tetap mengedepankan musyawarah serta profesionalisme,” ujar Mei Jir Nasution.

Di sisi lain, Kasiran yang mewakili DPD FSPI sekaligus membuka kegiatan tersebut menegaskan bahwa pendidikan organisasi merupakan pondasi utama dalam mencetak pengurus serikat pekerja yang berkualitas dan bermartabat.

“Modernisasi industri harus diimbangi dengan modernisasi pola pikir organisasi serikat pekerja. Pengurus harus mampu menjawab tantangan zaman dengan perjuangan yang cerdas, santun, dan tetap berpihak pada kepentingan pekerja,” tegas Kasiran saat membuka acara.

Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi interaktif, studi kasus hubungan industrial, serta sesi tanya jawab yang membahas berbagai persoalan ketenagakerjaan di lingkungan perusahaan.

Sebagai penutup, panitia memberikan hadiah kepada kelompok peserta terbaik yang berhasil menjawab dan menyelesaikan simulasi kasus hubungan industrial dengan tepat. Momen tersebut menjadi simbol bahwa pendidikan dan penguatan kapasitas organisasi merupakan kunci utama dalam menciptakan hubungan kerja yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan di era modernisasi industri.

***(Red)***

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.