JAKARTA.Cybernewnasional.com-Peninggian jalan di RW 01 Kelurahan Kapuk Muara Jakarta Utara mendapatkan apresiasi dari masyarakat setempat. Namun, akibat keterlambatan pelaksanaan pengecoran, kondisi jalan tersebut justru membahayakan para pengguna jalan yang melintas. Senin (2/11/2026)
Warga setempat, Atok, mengungkapkan bahwa keterlambatan pengerjaan pengecoran ini telah mengakibatkan banyak pengendara maupun pejalan kaki terpeleset dan jatuh hingga mengalami luka lecet.
”Hampir setiap hari pengguna jalan terpeleset jatuh dan lecet akibat jalan yang belum dicor ini. Bahkan contohnya saja hari ini, ada orang tua siswa yang hendak mengantar anaknya ke sekolah sampai terjatuh di jalan tersebut,” kata Atok saat menyampaikan keluhannya kepada pewarta.
Ia menambahkan bahwa warga sekitar sudah berulang kali mempertanyakan kejelasan pelaksanaan pengecoran proyek tersebut kepada pihak pelaksana. Proyek peninggian jalan ini memiliki pagu anggaran yang terbilang besar, yakni mencapai Rp4,4 miliar lebih.
Berdasarkan papan data kegiatan, proyek ini bernama “Peningkatan Jalan dan Kelengkapannya di Kota Administrasi Jakarta Utara Paket 10″, yang dikerjakan oleh kontraktor pelaksana PT. Makuracipta Indah serta konsultan pengawas PT. Sewun Indo Konsultan, dengan nilai paket sebesar Rp 4.471.268.444,- dari Tahun Anggaran 2026.
Selain menyoal jadwal pengerjaan, Atok dan warga lainnya juga mempertanyakan aspek transparansi karena plang banner informasi proyek belum kunjung dipasang di lokasi pengerjaan.
”Warga juga menanyakan plang bannernya kok belum juga dipasang di lapangan,” tegas Atok.
Sementara itu kata Atok mengulas pembicaraan pihak kontraktor pelaksana saat dipertanyakan menyampaikan bahwa estimasi jadwal memang mengalami sedikit kemunduran dari rencana awal. Pihak pelaksana berjanji bahwa papan proyek baru akan dipasang di lokasi bersamaan dengan dimulainya pemasangan bekisting.
Warga berharap pihak kontraktor maupun instansi terkait dapat segera merampungkan pengerjaan pengecoran jalan tersebut demi keamanan dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan.
( Sunarno )











