Pemkot Jaksel Salurkan Bantuan Pengambilan Ijazah Tertunda Tahap II untuk 414 Pelajar

oleh -110 Dilihat
banner 468x60

JAKARTA.Cybernewsnasional.com-Sebanyak 414 pelajar di wilayah Jakarta Selatan menerima Program Bantuan Pengambilan Ijazah Tertunda Tahap II dari Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan. Penyerahan bantuan ini dilangsungkan di Selasar Kantor Walikota Jakarta Selatan pada Kamis (29/10).

Walikota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memastikan kendala administrasi maupun finansial tidak menjadi penghalang bagi masa depan generasi muda. Menurutnya, keberhasilan program tersebut merupakan hasil kolaborasi dan sinergi erat antara Suku Dinas Pendidikan, Baznas (BAZIS), pihak sekolah, serta para anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta.

banner 336x280

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memastikan kendala administrasi maupun finansial tidak menjadi penghalang bagi masa depan generasi muda,” ujar Syafrin Liputo.

Syafrin menambahkan, kerja sama ini mencakup proses pendataan, verifikasi, hingga koordinasi di lapangan agar masalah pendidikan dapat ditangani secara bersama-sama.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Selatan, Sarwoko, menjelaskan bahwa dari total 414 penerima bantuan ijazah tertunda tersebut, sebanyak 142 peserta didik berasal dari Suku Dinas Pendidikan Wilayah I dan 272 peserta didik berasal dari Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Selatan.

“Dari total 414 penerima bantuan ijazah tertunda tersebut, 142 peserta didik berasal dari Suku Dinas Pendidikan Wilayah I dan 272 peserta didik dari Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Selatan,” jelas Sarwoko.

Sarwoko juga memaparkan data akumulasi penerima bantuan. Sepanjang tahun 2025, tercatat sebanyak 1.828 peserta didik di Jakarta Selatan wilayah I dan II telah terbantu. Sementara itu, untuk pelaksanaan tahap pertama dan tahap kedua pada tahun 2026 ini, total penerima telah mencapai 760 siswa.

Di sisi lain, Legislator Komisi E DPRD Provinsi DKI Jakarta, Farah Savira, berharap agar segala hambatan terhadap dunia pendidikan dapat terus diatasi bersama melalui berbagai program yang tersedia di DKI Jakarta.

“Supaya apapun yang menjadi hambatan terhadap pendidikan bisa sama-sama dibantu dengan berbagai program yang ada di DKI Jakarta,” ungkap Farah Savira.

Ungkapan terima kasih turut disampaikan oleh salah seorang penerima manfaat, yakni Muhammad Aditya Wibowo, lulusan SMKS Al-Hidayah 1 Jakarta Selatan tahun 2025.

“Keberadaan program ini sangat meringankan beban warga, khususnya bagi yang kurang mampu secara finansial untuk mengambil ijazah yang tertahan,” tutur Aditya.

 

( Kiki )

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.