KOTA TANGERANG, Cybernewsnasional.com — Muda Mudi Fest 2026 hadir di Alun-Alun Kota Tangerang pada 28 Oktober hingga 1 November 2026. Mengusung tema “Bersama Pemuda, Berkolaborasi untuk Kemajuan Kota”.
Festival tersebut menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengekspresikan kreativitas, memperluas kolaborasi, dan mengambil bagian dalam pembangunan kota.
Ketua Panitia Muda Mudi Fest 2026, Iman menegaskan, bahwa kegiatan ini tidak semata-mata dirancang sebagai hiburan, tetapi juga sebagai ruang aktualisasi bagi generasi muda untuk menunjukkan potensi dan gagasan mereka.
“Kami ingin Muda Mudi Fest menjadi panggung bagi seluruh anak muda untuk menunjukkan kreativitas, gagasan, dan kemampuan mereka. Anak muda bukan hanya penonton dalam pembangunan kota, tetapi harus menjadi bagian dari perubahan itu sendiri,” jelasnya.
Penyelenggaraan festival yang bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi momentum pengingat bahwa semangat persatuan harus diwujudkan melalui tindakan nyata, kerja bersama, dan keberanian generasi muda dalam menghadirkan perubahan.
Hadirkan Musisi dan Beragam Aktivitas Kreatif. Imam menyebut, Muda Mudi Fest 2026 juga menghadirkan sejumlah musisi dan penampil, di antaranya Nidji, Spontan Music, Voice of Occident (VOC), Aliza, serta sejumlah penampil lainnya sebagaimana tercantum dalam materi publikasi acara.
“Tak hanya menghadirkan pertunjukan musik, festival ini juga diisi berbagai kompetisi dan aktivitas kreatif, mulai dari lomba pidato, puisi, band, tari kreasi tradisional, modern dance, solo vokal, fashion show, baris-berbaris, desain, hingga lomba content creator,” terangnya.
Pihaknya menjelaskan, pameran pendidikan, pameran komunitas, dan pentas seni turut melengkapi rangkaian kegiatan tersebut.
“Beragam agenda ini membuka ruang bagi anak muda untuk menunjukkan kemampuan, mengembangkan potensi, dan membangun jejaring lintas komunitas,” beber Imam
Menurutnya, sumpah pemuda jangan berhenti pada seremoni sesaat. Pasalnay, Peringatan Hari Sumpah Pemuda seharusnya tidak berhenti pada upacara dan slogan tahunan, namun semangat persatuan perlu diterjemahkan ke dalam tindakan yang relevan dengan tantangan generasi muda saat ini.
“Di tengah perubahan sosial dan perkembangan teknologi, anak muda membutuhkan ruang untuk berkarya, kesempatan untuk terlibat, serta lingkungan yang mendukung lahirnya gagasan-gagasan baru melalui perpaduan hiburan, kompetisi, kreativitas, dan keterlibatan komunitas,” tegasnya.
Dirinya menilai, Festival tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran bahwa pembangunan kota membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat, termasuk generasi muda dengan beragam potensi dan perspektif.
Untuk itu, Muda Mudi Fest 2026 juga diharapkan tidak berhenti sebagai perayaan selama lima hari. Namun mampu mendorong kolaborasi yang berkelanjutan dan membuka peluang bagi generasi muda untuk terus berkarya setelah festival berakhir.
“Keberhasilan sebuah festival tidak hanya diukur dari banyaknya penonton atau penampilan yang disuguhkan, tetapi juga dari peluang yang tercipta, komunitas yang terhubung, dan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat,” imbuh Imam
Dengan mengusung semangat “Bersama Pemuda, Berkolaborasi untuk Kemajuan Kota”, Muda Mudi Fest 2026 membawa pesan bahwa anak muda harus memperoleh ruang yang nyata untuk berpartisipasi dalam kehidupan kota, dan tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh keberanian membuka ruang bagi generasi muda untuk berpikir, berkarya, dan menjadi bagian dari perubahan.
“Muda Mudi Fest 2026 bukan sekadar panggung hiburan. Ini adalah momentum untuk menegaskan bahwa pemuda bukan hanya pewaris masa depan, melainkan penggerak perubahan,” tandasnya. (Abi)












