Gubernur Pramono Anung: Masa Depan Jakarta Ada di Tangan Generasi Muda

oleh -104 Dilihat
banner 468x60

JAKARTA.Cybernewsnasional.com-Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengajak generasi muda untuk berperan aktif menjaga dan merawat Jakarta demi mewujudkan kota yang lebih inklusif, aman, dan berkelanjutan. Keterlibatan anak muda dinilai sangat krusial dalam menentukan arah masa depan ibu kota, khususnya dalam menjaga kualitas lingkungan hidup menjelang peringatan 500 tahun Jakarta pada 22 Juni 2027 mendatang.

​“Sebagai calon pemimpin bangsa di masa depan, kalian semua bertanggung jawab untuk merawat dan menjaga kota ini. Saya yakin, di bawah kepemimpinan anak-anak muda seperti Angelika dan kalian semua, Jakarta berada di tangan yang lebih baik,” ujar Pramono saat menghadiri Workshop Aspirasi Orang Muda Jakarta – Kawula17 Goes to School Tahun 2026 di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Senin (26/10).

banner 336x280

​Kegiatan ini diikuti oleh 120 pelajar yang mewakili 15 SMA/SMK sederajat di DKI Jakarta. Dalam agenda tersebut, para peserta menyampaikan berbagai aspirasi terkait persoalan perkotaan, dengan fokus utama pada isu-isu lingkungan.

​Pramono berharap lokakarya ini dapat memberikan dampak positif bagi para pelajar, baik untuk pengembangan kapasitas diri maupun sebagai pendorong perubahan di lingkungan sekolah dan masyarakat. Ia juga berpesan agar para peserta tumbuh menjadi generasi yang tangguh dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara.

​Pada kesempatan yang sama, Co-Founder sekaligus Program Manager Kawula17, Maria Angelica Christy, menegaskan pentingnya partisipasi generasi muda dalam pembangunan kota. Menurutnya, keputusan yang diambil mengenai isu lingkungan saat ini akan berdampak langsung pada kualitas hidup generasi mendatang.

​“Kondisi air, udara, ruang terbuka hijau, dan energi yang kita tentukan hari ini akan memengaruhi kualitas hidup kita puluhan tahun ke depan. Dengan kata lain, masalah lingkungan di Jakarta adalah masalah orang muda Jakarta,” tegas Maria.

​Maria juga mengaitkan partisipasi pemuda ini dengan semangat peringatan Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober. Ia mengapresiasi keberanian anak muda dalam menyuarakan persoalan kota sebagai bentuk kontribusi nyata pembangunan Jakarta.

​“Kami meyakini Jakarta yang inklusif, aman, dan berkelanjutan berawal dari kesediaan untuk saling mendengarkan, terutama mendengarkan suara orang muda. Dengan begitu, perjalanan menuju lima abad Jakarta dapat kita tempuh bersama seluruh warga, khususnya generasi muda,” pungkasnya.

 

( Sunarno )

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.