KOTA TANGERANG, Cybernewsnasional.com — Seorang pria berusia 51 tahun berinisial RH mendapatkan penanganan dari Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang setelah ditemukan dalam kondisi terlantar dengan gangguan fisik akibat stroke yang menyebabkan tangan dan kaki sebelah kirinya lumpuh.
Berdasarkan hasil asesmen petugas, Selasa (13/10/2026), RH saat ini berada di Rumah Singgah Dinas Sosial Kota Tangerang untuk mendapatkan tempat tinggal sementara dan bantuan kebutuhan pangan.
Kasus ini bermula ketika RH, berdasarkan pengakuannya kepada petugas, diantar oleh adiknya ke kawasan Perumnas Tangerang di jalan Kecipir. Ia mengaku menunggu untuk dijemput kembali oleh adiknya. Namun, hingga empat hari berlalu, penjemputan tersebut tidak kunjung dilakukan.
“Dalam kondisi fisik yang terbatas akibat stroke, RH kemudian berjalan menuju Pasar Anyar Kota Tangerang untuk mencari pertolongan.” Kata Mega, petugas Tim Reaksi Cepat Dinsos Kota Tangerang.
Setelah berjalan sejauh 8 KM dengan keterbatasan fisik, di pasar tersebut RH meminta bantuan kepada pedagang agar dicarikan tempat yang dapat merawat dirinya. Pedagang yang mengetahui kondisinya kemudian menghubungi rekannya untuk meminta bantuan kepada Dinas Sosial Kota Tangerang.
“Mendapat info tersebut, kita langsung ke lokasi, selanjutnya melakukan asesmen terhadap kondisi orang tersebut dan menempatkannya di rumah singgah sebagai tempat perlindungan sementara.” terang Mega.
Dalam asesmen tersebut, RH mengaku berasal dari Batam pernah tinggal di Kota Tangerang dan memiliki tiga anak dari pernikahan pertamanya dengan wanita berinisial NAJ.
Bersama ketiga anaknya, RH menyebut tinggal di wilayah Sangiang, Kecamatan Periuk Kota Tangerang.
Selama dua tahun belakangan tinggal di Batam, RH mengaku mengaku merawat ibunya yang sakit dan akhirnya meninggal dunia. Selepas ibunya meninggal dunia, ia kembali ke Tangerang untuk melihat kabar anaknya yang belum lama menikah dengan menumpang adiknya tersebut.
Menurut Mega, informasi mengenai keluarga tersebut menjadi bagian dari proses penelusuran yang dilakukan petugas untuk mengetahui keberadaan keluarga dan membuka kemungkinan pemulangan atau penanganan lebih lanjut sesuai kondisi yang bersangkutan.
“Selain penelusuran keluarga, Dinsos Kota Tangerang juga melakukan pendampingan awal dengan menyediakan tempat tinggal sementara serta memenuhi kebutuhan dasar diantaranya berupa pangan.” kata Mega.
Kondisi HR yang mengalami kelumpuhan pada tangan dan kaki sebelah kiri akibat stroke membuat penanganan lanjutan menjadi penting, terutama untuk memastikan kebutuhan hidup sehari-hari dan perawatan yang sesuai dengan kondisinya.
Hingga asesmen dilakukan pada Selasa malam, (13/10/26) RH masih berada di rumah singgah Dinsos Kota Tangerang. (Ups)












