Bocah 7 Tahun Ditemukan Meninggal di Sungai Cisadane, Sempat Dicari Keluarga dan Teman Sekolah Minggu Malam

oleh -119 Dilihat
Warga mengangkat jenazah Arif dari sungai Cisadane.
banner 468x60

KOTA TANGERANG, Cybernewsnasional.com – Arif, bocah berusia 7 tahun yang dilaporkan hilang sejak Minggu (20/9/2026), akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di aliran Sungai Cisadane, tepatnya di bawah Jembatan Merah, wilayah Cikokol/Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Senin (21/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Sebelum ditemukan, Arif sempat dicari oleh keluarga dan teman-teman dan pihak sekolahnya hingga Minggu malam. Pencarian dilakukan setelah keberadaan bocah tersebut tidak diketahui sejak sore hari.

banner 336x280

Jasad Arif kemudian ditemukan mengambang di aliran Sungai Cisadane. Kondisi tersebut sontak menarik perhatian warga sekitar yang berada di lokasi.

Sebagian warga memilih melihat dari kejauhan, sementara warga lainnya menjauh karena tidak tega melihat kondisi korban saat ditemukan.

Kapolsek Tangerang, Suyatno, membenarkan penemuan jasad bocah tersebut. Menurutnya, korban ditemukan mengambang di bawah jembatan dan langsung dievakuasi.

“Saat ini jenazah sudah ditemukan mengambang. Selanjutnya saat ini langsung dievakuasi ke RSUD Kabupaten Tangerang,” katanya.

 

Hilang Sejak Minggu, Pencarian Dilakukan Keluarga

Arif sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarganya pada Minggu (20/9/2026). Berdasarkan informasi dalam poster pencarian, Arif terakhir diketahui berada di sekitar kawasan Unis, kemudian menuju kawasan Sungai Cisadane arah Kampung Bekelir Babakan, Kota Tangerang.

Keluarga bersama teman-teman sekolah kemudian melakukan pencarian hingga Minggu malam. Namun, Arif belum ditemukan sampai akhirnya kabar duka datang pada Senin pagi.

Suyatno mengatakan, korban diketahui biasa bermain di sekitar lokasi kejadian. Ia mengingatkan orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya yang tinggal atau beraktivitas di sekitar bantaran sungai.

“Untuk itu kami mengimbau kepada orang tua di bantaran kali yang mempunyai anak yang perlu pengawasan khusus, tolong diperhatikan atau dicek keberadaannya. Jangan sampai main di pinggir sungai,” ujarnya.

Ia juga mengimbau para orang tua agar tidak membiarkan anak-anak bermain terlalu dekat dengan aliran sungai tanpa pendampingan.

Setelah ditemukan, jasad Arif langsung dievakuasi dan dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk penanganan lebih lanjut.

Duka mendalam bagi orangtua, keluarga, tetangga, kerabat hingga keluarga teman Arif di sekolahnya setelah mendapat kabar di Senin pagi. (Ups)

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.