Pesta Laut Pakuhaji Terselip Simbol Partai, Ibnu Jandi: Tradisi Adat Jangan Dicederai Kepentingan Politik

oleh -193 Dilihat
Aktivis Pemerhati Kebijakan Publik, Ibnu Jandi.
banner 468x60

KABUPATEN TANGERANG, Cybernewsnasional.com — Tradisi Pesta Laut atau Nadran masyarakat pesisir di Desa Surya Bahari, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, kembali digelar. Kegiatan tahunan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat nelayan untuk mengungkapkan rasa syukur sekaligus memperkuat gotong royong dan kebersamaan warga.

Namun, di tengah pelestarian tradisi tersebut, muncul sorotan dari Pemerhati Kebijakan Publik Ibnu Jandi. Ia mengingatkan agar Pesta Laut tetap dijaga sebagai tradisi masyarakat adat dan tidak terkontaminasi kepentingan politik praktis.

banner 336x280

Menurut Ibnu Jandi, Pesta Laut merupakan bagian dari kekayaan tradisional masyarakat pesisir Kabupaten Tangerang yang memiliki nilai sosial dan budaya bagi seluruh masyarakat nelayan.

“Pesta Laut adalah tradisi masyarakat adat sebagai bentuk atraksi kekayaan dan kesucian sosial yang tidak punya kepentingan politik,” ujar Ibnu Jandi. Rabu (16/09/2026).

Ia menilai, Pemerintah Kabupaten Tangerang, khususnya kepala daerah, memiliki peran penting dalam memberikan rambu-rambu agar kesakralan dan nilai budaya dalam tradisi tersebut tetap terjaga.

“Seharusnya Bapak Bupati Tangerang memberikan rambu-rambu kesucian adat tradisi milik kekayaan tradisional masyarakat Kabupaten Tangerang. Jangan terindikasi dicederai oleh kepentingan politik tertentu atau konflik kepentingan,” katanya.

Harus Steril dari Politik Praktis

Ibnu Jandi menegaskan, Pesta Laut atau Nadran di wilayah Pakuhaji, termasuk masyarakat pesisir Surya Bahari dan Cituis, pada prinsipnya merupakan tradisi tahunan masyarakat nelayan.

Tradisi tersebut, menurut dia, menjadi simbol rasa syukur atas hasil laut sekaligus ruang untuk memperkuat gotong royong masyarakat.

Karena itu, ia berpandangan bahwa kegiatan adat maupun kegiatan yang memiliki nilai sosial dan budaya semestinya dijaga agar tetap steril dari politik praktis.

“Pesta laut adalah warisan leluhur yang bersifat universal bagi seluruh warga nelayan tanpa memandang latar belakang pilihan politik,” ujarnya.

Ia menambahkan, nilai utama Pesta Laut justru terletak pada kemampuannya menyatukan masyarakat. Tradisi tersebut menjadi ruang kebersamaan tanpa sekat pilihan politik.

Bupati Diminta Jadi Benteng Kearifan Lokal

Pesta Nelayan Desa Surya Bahari pada Minggu, 13 September 2026, memang dihadiri sekaligus dibuka Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid. Dalam keterangannya, Pemkab Tangerang menyebut kegiatan tersebut sebagai tradisi yang mengandung nilai syukur, gotong royong, kebersamaan, penghormatan terhadap alam, serta berpotensi mendorong perekonomian masyarakat pesisir.

Kehadiran kepala daerah dalam kegiatan masyarakat tersebut kemudian menjadi perhatian Ibnu Jandi, terutama terkait pentingnya menjaga batas antara kegiatan kebudayaan masyarakat dengan kepentingan politik.

Menurutnya, kepala daerah semestinya dapat menjadi simbol sekaligus benteng bagi pelestarian kekayaan adat dan kearifan lokal daerah.

“Bupati jangan terkesan sembrono. Kepala daerah harus bisa menjadi simbol kekayaan adat istiadat daerah, harus menjadi benteng kearifan lokal,” tegasnya.

Ia juga mempertanyakan apabila dalam kegiatan yang menggunakan fasilitas publik atau dukungan pemerintah terdapat simbol maupun atribut yang berpotensi membawa kepentingan politik.

“Kalau acara tersebut didanai oleh anggaran pemerintah daerah atau menggunakan fasilitas negara, maka berdasarkan aturan netralitas, area tersebut harus bebas dari alat peraga kampanye,” kata Ibnu Jandi.

Ia menambahkan, kehadiran pejabat publik dalam kegiatan masyarakat menurutnya perlu disertai kehati-hatian agar tidak menimbulkan persepsi bahwa tradisi budaya masyarakat dimanfaatkan untuk kepentingan tertentu.

“Kalau hadir, kenapa tidak pulang saja?” ujarnya.

Bagi Ibnu Jandi, persoalan utamanya bukan semata-mata mengenai boleh atau tidaknya seorang kepala daerah menghadiri Pesta Laut, melainkan bagaimana seluruh pihak dapat memastikan bahwa tradisi tersebut tetap menjadi milik masyarakat.

Ia berharap pemerintah daerah bersama tokoh masyarakat, budayawan, nelayan dan seluruh elemen masyarakat dapat menjaga Pesta Laut sebagai ruang kebersamaan.

“Pesta laut adalah simbol gotong royong dan kebersamaan seluruh warga tanpa memandang sekat politik,” pungkasnya. (Ups)

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.