MHT-PWI Jaya ke-52 Digelar 7 September, Gubernur Pramono Anung Dijadwalkan Hadir

oleh -49 Dilihat
banner 468x60

JAKARTA.Cybernewsnasional.com-Anugerah Jurnalistik M.H. Thamrin (MHT)-PWI Jaya ke-52 tahun 2026 memasuki puncak penyelenggaraan pada Senin, 7 September 2026, pukul 15.00 WIB, di Balai Agung, Balai Kota Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dijadwalkan hadir dalam ajang penghargaan bagi karya jurnalistik terbaik yang mengangkat berbagai persoalan, perkembangan, dan dinamika Jakarta.

banner 336x280

MHT-PWI Jaya 2026 mengusung tema “Jurnalisme untuk Jakarta: Merawat Sejarah, Mengawal Masa Depan”, yang sejalan dengan momentum Jakarta menuju usia lima abad pada 2027.

Penyelenggaraan tahun ini mendapat dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui sinergi dengan Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta sebagai salah satu mitra utama.

Ketua Panitia MHT Awards 52-2026, Arman Suparman, mengatakan dukungan dari berbagai pihak terhadap penyelenggaraan MHT tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

“Kepercayaan yang terus meningkat dari para sponsor menjadi motivasi bagi panitia untuk menghadirkan penyelenggaraan MHT 2026 yang semakin profesional, berkualitas, dan membanggakan,” ujar Arman.

Selain Diskominfotik DKI Jakarta sebagai mitra utama, Bank Jakarta turut mendukung melalui kategori khusus Literasi Bank Jakarta.

900 Lebih Karya Jurnalistik

Antusiasme insan pers terlihat dari jumlah karya yang masuk. Lebih dari 900 karya jurnalistik mengikuti MHT 2026, baik dalam kategori utama maupun kategori khusus.

Ketua PWI Jaya, Kesit Budi Handoyo, mengatakan MHT bukan sekadar kompetisi untuk menentukan pemenang, tetapi juga bentuk apresiasi terhadap karya jurnalistik yang mampu merekam dan mengkritisi berbagai persoalan Jakarta.

“Yang kita apresiasi bukan hanya siapa yang menang, tetapi juga bagaimana karya-karya jurnalistik mampu merekam, mengkritisi, dan memberikan perspektif terhadap berbagai persoalan dan perkembangan Jakarta,” kata Kesit.

MHT 2026 mempertandingkan tujuh kategori utama, yakni Tajuk Rencana, Foto Jurnalistik, Karya Jurnalistik Teks, TV Terestrial, TV Streaming, Infografis, dan Radio.

Terdapat pula dua kategori khusus, yaitu “Menyongsong 5 Abad Jakarta” dan “Literasi Bank Jakarta”.

Kategori “Menyongsong 5 Abad Jakarta” mengangkat sejarah, transformasi, identitas, pembangunan, inovasi, serta berbagai persoalan Jakarta menuju usia 500 tahun. Sementara kategori Literasi Bank Jakarta mendorong karya mengenai literasi dan inklusi keuangan, digitalisasi perbankan, serta kontribusi sektor perbankan terhadap UMKM dan perekonomian Jakarta.

Menurut Kesit, momentum lima abad Jakarta menjadi kesempatan bagi pers untuk tidak hanya memberitakan peristiwa, tetapi juga mendokumentasikan perubahan dan memberikan perspektif bagi masa depan kota.

“MHT 2026 menjadi perayaan bagi jurnalisme Jakarta sekaligus penghormatan kepada para jurnalis yang bekerja dengan profesionalisme, independensi, dan tanggung jawab,” ujarnya.

MHT-PWI Jaya ke-52 juga mendapat dukungan dari berbagai mitra strategis, dunia usaha, BUMN, dan lembaga lainnya, antara lain Djarum Foundation, Kementerian Kebudayaan, PLN UID Jakarta Raya, Japfa Indonesia, Telkom, ASDP, PetroChina Jabung, Samsung, Pertamina, Pelni, Blue Bird, Pelindo, Pupuk Indonesia, Indosat, Ancol, serta sejumlah pihak lainnya.

Puncak MHT 2026 diharapkan menjadi momentum apresiasi terhadap insan pers sekaligus memperkuat komitmen terhadap jurnalisme yang berkualitas, independen, kritis, dan berpihak pada kepentingan publik.

(Sunarno)

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.