Dirut Perumda Tirta Benteng Dorong Kolaborasi Jaga Sungai Cisadane

oleh -116 Dilihat
Doddy Effendi, Direktur Utama PerumdaTirta Benteng (Memegang Mic) sebagai Narasumber Diskusi Publik Merawat Cisadane yang digelar Nawai Institute.
banner 468x60

KOTA TANGERANG, Cybernewsnasional.com – Direktur Utama Perumda Tirta Benteng (Perumda TB), Doddy Efendi, menegaskan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam menjaga kelestarian Sungai Cisadane sebagai salah satu sumber utama air baku bagi masyarakat Kota Tangerang.

Hal itu disampaikan Doddy saat menjadi narasumber dalam diskusi publik bertajuk “Merawat Cisadane” yang diselenggarakan Nawal Institute, Rabu (2/9/2026).

banner 336x280

Diskusi yang mengangkat tema “Dari Kesadaran Ekologis, Menuju Gerakan Bersama” dihadiri berbagai elemen, mulai dari mahasiswa, akademisi hingga penggiat lingkungan hidup. Kegiatan berlangsung interaktif dengan membahas kondisi Sungai Cisadane serta berbagai langkah yang diperlukan untuk menjaga kualitas air sungai.

Dalam kesempatan tersebut, Doddy memaparkan kondisi Sungai Cisadane yang dinamis serta langkah antisipasi yang dilakukan Perumda Tirta Benteng untuk memastikan ketersediaan air bersih bagi masyarakat Kota Tangerang.

Ia juga membagikan pengalamannya ketika meninjau langsung kawasan hulu Sungai Cisadane di wilayah Gunung Gede Pangrango.

“Kami pernah ke Gunung Gede sebagai, hulunya Kali Cisadane. Kita melakukan reboisasi dan sebagainya,” terang Doddy.

Perumda Tirta Benteng Utamakan Kesehatan Masyarakat

Doddy juga mengungkap langkah preventif yang pernah dilakukan Perumda Tirta Benteng ketika kualitas air Sungai Cisadane terindikasi tercemar bahan kimia akibat kebakaran gudang di wilayah Tangerang Selatan.

Menurutnya, keputusan menghentikan produksi air dilakukan setelah pihaknya berkonsultasi dengan para ahli. Langkah tersebut diambil untuk memastikan air yang didistribusikan kepada masyarakat benar-benar aman.

“Setelah berkonsultasi dengan ahli, kita stop produksi air 100 persen, karena meski airnya jernih setelah diolah dikhawatirkan dapat berdampak ke tubuh manusia, kita menjaga juga kesehatan masyarakat,” ungkapnya.

Menurut Doddy, kondisi tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan air baku tidak hanya berkaitan dengan proses pengolahan, tetapi juga membutuhkan pengawasan terhadap kondisi lingkungan dan sumber air sejak dari hulu hingga hilir.

Doddy Ajak Semua Pihak Kawal Kelestarian Cisadane

Sebagai pimpinan Perumda Tirta Benteng, Doddy mengapresiasi diskusi yang digelar Nawal Institute. Ia menilai kegiatan tersebut dapat menjadi langkah awal untuk membangun gerakan bersama dalam menjaga dan merawat Sungai Cisadane.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak berhenti pada diskusi, tetapi bersama-sama mengawal berbagai rekomendasi yang nantinya dihasilkan.

“Jadi, kalau saya boleh garis bawahi, yuk sama-sama kita jaga. Apa pun yang akan direkomendasikan hari ini, ayo kita sama-sama kita kawal. Saya komitmen atas nama kelembagaan siap membantu Teman-teman bagaimana caranya dan bagaimana upaya yang akan kita lakukan ke depan,” tegasnya.

Upaya menjaga Sungai Cisadane, lanjutnya, membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Tidak hanya pemerintah dan pengelola air bersih, tetapi juga akademisi, mahasiswa, komunitas lingkungan serta masyarakat yang berada di sepanjang aliran sungai.

Dengan kolaborasi tersebut, keberadaan Sungai Cisadane diharapkan tetap terjaga, baik dari sisi ekosistem maupun kualitas air baku yang menjadi salah satu kebutuhan penting masyarakat Kota Tangerang. (Ups)

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.