Antisipasi ‘Jurang Komunikasi’, Aam Abdul Salam Sukses Pandu Forum Rumah Literasi

oleh -657 Dilihat
oleh
banner 468x60

SUKABUMI, Cybernewsnasional.com Peran moderator jadi kunci dalam forum Rumah Literasi Merah Putih yang digelar Selasa 1/9/2026 di Cafe The Bumee, Jalur Lingkar Selatan.

Dengan gaya cair dan lugas, Aam Abdul Salam, S.Ag selaku moderator berhasil mencairkan suasana dan membuat diskusi antara 4 instansi dengan pelaku usaha berjalan dua arah.

banner 336x280

Aam yang juga menjabat Sekjen PPJNA 98, Penasehat PWI dan SMSI Sukabumi Raya, serta Presidium MD KAHMI Sukabumi ini, sengaja memandu agar tidak ada “jurang komunikasi” antara pemerintah dan masyarakat.

Tugas Moderator: Menyamakan Frekuensi

Membuka diskusi, Aam Abdul Salam menegaskan tujuan utama forum yang digagas Sekjen Rumah Literasi Merah Putih, Dede Heri ini.

“Tujuannya biar tidak ada miskomunikasi. Kalau ada aturan baru, ada kendala listrik, atau persoalan tanah, langsung kita tanyakan di sini,” kata Aam.

Sepanjang acara, Aam aktif mengatur lalu lintas tanya jawab. Ia memastikan setiap pertanyaan dari pelaku usaha, jurnalis dan masyarakat dijawab tuntas oleh pemateri dari Kejari, BPN, Diskominfo dan PLN.

Berkat kepiawaiannya, diskusi berjalan aman, tertib dan lancar sampai acara tuntas.

4 Pemateri, 1 Meja Diskusi

Forum ini menghadirkan 4 pemateri lintas sektor:

1. Kejari Kabupaten Sukabumi – Fahmi Rachman, SH, MH, Kasi Intelijen

“Kami mendukung investasi yang berdampak positif untuk Sukabumi. Tapi tetap kami kawal agar sesuai aturan. Jangan sampai investor kesulitan karena minim informasi,” tegas Fahmi.

2. BPN Kabupaten Sukabumi – Anang, Kasi BPN PHP

“BPN komit jaga investasi di Sukabumi. Layanan harus mudah dan pasti. Untuk persoalan PDSL yang belum selesai, mohon datanya disampaikan ke kami agar bisa kami cek ke lapangan,” jelas Anang.

3. Diskominfo Kabupaten Sukabumi – Ujang Zulkipli, Kabid Sandikami

“Pemerintah tidak bisa jalan sendiri. Kami di Diskominfo membangun kolaborasi dengan teman-teman wartawan dan jurnalis agar informasi pembangunan sampai ke masyarakat,” kata Ujang.

4. PLN UIP JBT 1 MSB – Elga Bagus Sulaksmono, Perizinan & Komunikasi

“Kami siap bersinergi. Jika ada pelaku usaha yang butuh daya atau mengalami kendala kelistrikan, bisa langsung koordinasi dengan kami agar investasi tidak terhambat,” ungkap Elga.

Dede Heri selaku penggagas berharap forum ini jadi agenda rutin.

“Rumah Literasi Merah Putih ingin jadi rumah bersama. Di sini pemerintah, BUMN, penegak hukum dan masyarakat duduk satu meja. Mudah-mudahan setelah ini ada percepatan pelayanan untuk Sukabumi,” pungkasnya.

Dengan kolaborasi dan moderasi yang tepat, diharapkan iklim investasi dan pelayanan publik di Kabupaten Sukabumi semakin mudah, transparan, dan berdaya saing.

(AZ)

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.