Disperkim terus Dorong Peremajaan Kantor Kecamatan di Kabupaten Sukabumi, Ini Alasannya !

oleh -3397 Dilihat
oleh
Bupati Sukabumi bersama Kadisperkim dan jajaran dalam peletakan batu pertama peremajaan kantor kecamatan
Bupati Sukabumi bersama Kadisperkim dan jajaran dalam peletakan batu pertama peremajaan kantor kecamatan
banner 468x60

SUKABUMI, Cybernewsnasional.com Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik melalui program peremajaan gedung kantor kecamatan.

Pada tahun 2026, Disperkim merealisasikan pembangunan lima kantor kecamatan sekaligus, termasuk Kecamatan Surade dan Kecamatan Ciracap yang pembangunannya resmi dimulai pekan ini.

banner 336x280
Pembangunan tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama secara simbolis oleh Bupati Sukabumi Asep Japar di lokasi pembangunan Kantor Kecamatan Surade, Selasa (28/7/2026).

Kepala Disperkim Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, mengatakan pembangunan kantor kecamatan dilakukan untuk menghadirkan sarana pelayanan publik yang lebih representatif sekaligus mendukung peningkatan kinerja aparatur pemerintahan,

“Alhamdulillah, kami mengawali kegiatan di Perkim untuk penataan gedung kantor kecamatan. Selain di Ciracap dan Surade, pada waktu yang sama juga dilaksanakan pembangunan di Kecamatan Cireunghas, Cisaat, dan Cidahu. Jadi tahun ini ada lima lokasi yang kita bangun,” ujar Sendi, Sabtu (01/08/2026).

Lebih lanjut disampaikannya, pembangunan Kantor Kecamatan Surade dialokasikan anggaran sebesar Rp2,9 miliar dan dikerjakan oleh CV Bintang Jaya Perkasa. Sementara pembangunan Kantor Kecamatan Ciracap menelan anggaran Rp2,6 miliar dengan pelaksana CV Jaya Mitra. “Nilainya memang berbeda-beda tergantung hasil perencanaan,” imbuhnya.

Sendi menjelaskan, selain menghadirkan gedung yang lebih layak dan modern, Disperkim juga berupaya mengangkat identitas daerah melalui konsep desain bangunan yang mengusung kearifan lokal.

“Setiap motif bangunan berbeda. Kami melibatkan arsitek agar memasukkan unsur kearifan lokal, seperti ornamen, motif batik, maupun budaya setempat. Jadi prototipenya sama, tetapi ada muatan lokal yang disesuaikan dengan karakter masing-masing wilayah, baik pada tiang, ornamen, maupun bagian interior bangunan,” jelasnya.

Ia menilai keberadaan gedung kantor kecamatan yang representatif sangat penting karena menjadi salah satu wajah pelayanan pemerintah kepada masyarakat.

“Tentu ini menjadi salah satu indikator kami dalam menyiapkan bangunan yang layak. Masyarakat membutuhkan kenyamanan saat mengakses pelayanan publik, dan perangkat daerah juga akan lebih optimal dalam meningkatkan kinerjanya melalui gedung kantor yang memadai,” pungkasnya.

(AZ)

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.