Jakarta Timur Tangani 729,72 Ton Sampah, Wali Kota Minta Lurah Perketat Monitoring Harian

oleh -73 Dilihat
banner 468x60

JAKARTA.Cybernewsnasional.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Timur mencatatkan capaian signifikan dalam menjaga kebersihan lingkungan. Sepanjang periode Mei hingga 10 Juli 2026, wilayah ini berhasil menangani sebanyak 729,72 ton timbulan sampah.

​Keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen pemkot dalam mempercepat pengelolaan sampah dari hulu ke hilir, baik melalui gerakan pemilahan di sumber maupun pengolahan berbasis masyarakat.

banner 336x280

​Capaian tersebut dipaparkan langsung oleh Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, saat memimpin Rapat Monitoring dan Evaluasi Lanjutan Penanganan Sampah di Ruang Sri Gunting, Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Selasa (14/7/2026).

​Rincian Sampah dan Optimalisasi Lubang Biopori

​Dari total 729,72 ton sampah yang berhasil dikelola, komposisinya terdiri atas:

​Sampah Anorganik: 399.874,54 kilogram (sekitar 399,8 ton)

​Sampah Organik: 329.842,29 kilogram (sekitar 329,8 ton)

​Selain pemilahan langsung, reduksi sampah organik juga diperkuat melalui pembuatan lubang biopori jumbo. Hingga saat ini, tercatat 1.787 lubang biopori jumbo telah dibangun di 711 RW yang tersebar di 10 kecamatan.

​”Data ini akan terus bertambah karena proses pembuatan lubang biopori di seluruh wilayah masih terus berjalan, baik di sekolah, tempat ibadah, kantor kelurahan, hingga kantor kecamatan,” ujar Munjirin.

​Instruksi Tegas Wali Kota: Jangan Tunggu Viral!

​Dalam rapat yang dihadiri oleh 85 peserta—termasuk Sekretaris Kota Eka Darmawan, jajaran Asisten Pemerintahan, para camat, lurah, serta Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) LH—Munjirin memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh petugas lapangan dan jajaran wilayah yang aktif mengedukasi masyarakat.

​Namun, ia juga memberikan catatan keras agar penanganan kebersihan tidak bersifat pasif atau reaktif. Para lurah diminta turun langsung ke lapangan secara konsisten.

​”Saya tekankan kepada seluruh lurah agar melakukan monitoring setiap hari di wilayahnya terkait penanganan sampah. Jangan menunggu pemberitaan viral terlebih dahulu baru bergerak,” tegas Munjirin.

​Melalui evaluasi berkala ini, Pemkot Jakarta Timur berharap sistem pengelolaan sampah semakin optimal, partisipasi aktif warga terus meningkat, dan target mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, serta berkelanjutan dapat segera tercapai.

 

( Sunarno )

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.