Warga Sukabumi Kecewa dan Nyaris Gagal Kerja ke Singapore Akibat Tertukarnya Hasil MCU di RSUD R Syamsudin SH, Ini Kronologinya?

oleh -3199 Dilihat
oleh
banner 468x60

SUKABUMI, Cybernewsnasional.com – Berawal dari dugaan kelalaian atas Pelayanan Medical Check Up (MCU) pada pasien berinisial IR (55thn) di RSUD Syamsudin SH (RS Bunut) Kota Sukabumi, masyarakat menyoroti profesionalisme kinerja para petugas di instansi kesehatan tersebut.

Dugaan kelalaian tersebut mengakibatkan IR mengalami kerugian akibat tertukarnya dokumen hasil pemeriksaan radiologi.

banner 336x280

Kesalahan tersebut membuat hasil MCU yang telah dibayar secara mandiri tidak dapat digunakan untuk memenuhi persyaratan pekerjaan di Singapura.

‎Berdasarkan informasi yang dihimpun, IR menjalani MCU pada 19 Juni 2026. Pemeriksaan tersebut merupakan persyaratan wajib dari tempat bekerja di Singapura dengan batas akhir penyerahan dokumen sebelum keberangkatan pada 25 Juni 2026.

Menurut keterangan IR, proses pelayanan MCU berlangsung cukup lama dan sempat diwarnai sejumlah kendala. Setelah menunggu beberapa hari, hasil pemeriksaan akhirnya diterima pada 22 Juni 2026.

Namun, saat hasil MCU disampaikan, petugas rumah sakit membacakan hasil pemeriksaan kepada IR berdasarkan dokumen rontgen yang belakangan diketahui bukan miliknya. Kesalahan itu baru terungkap setelah dilakukan pengecekan lebih lanjut dan diketahui hasil radiologi yang diserahkan ternyata tertukar dengan pasien lain.

Akibat kekeliruan tersebut, dokumen MCU yang diterima IR tidak dapat digunakan sebagai persyaratan administrasi untuk pekerjaan di Singapura. Padahal seluruh proses pemeriksaan dilakukan secara mandiri dengan harapan dokumen dapat diterbitkan tepat waktu sesuai jadwal keberangkatan.

‎IR mengaku kecewa terhadap pelayanan yang diterimanya. Selain harus menunggu proses MCU cukup lama, ia juga harus menerima kenyataan bahwa hasil pemeriksaan yang dibacakan petugas ternyata bukan berasal dari data medis miliknya.

‎Akibat kesalahan administrasi tersebut, hasil MCU dinyatakan tidak dapat dipakai. Sementara itu, tempat bekerja tetap memberangkatkan IR ke Singapura sesuai jadwal sehingga persoalan dokumen kesehatan menjadi perhatian serius.

Kasus ini cukup mencuri perhatian masyarakat, mengingat dokumen MCU merupakan persyaratan penting bagi berbagai keperluan, termasuk bekerja di luar negeri. Kesalahan dalam penyerahan dokumen medis tidak hanya berpotensi menimbulkan kerugian materiil, tetapi juga dapat memengaruhi kesempatan kerja dan masa depan pasien

Selanjutnya saat mengonfirmasi kejadian tersebut kepada Humas RSUD Syamsudin SH melalui sambungan WA pada Sabtu (26/6/2026), pihak Humas RSUD Syamsudin SH

‎”Kami sedang tindak lanjuti,” ujar pihak humas RSUD.

‎Saat dikonfirmasi selanjutnya tentang langkah yang akan diambil terkait evaluasi maupun ganti rugi pada pasien yang menderita kerugian secara moril maupun materil, pihak Humas RSUD R Syamsudin mengatakan pihaknya menunggu arahan pimpinan.

‎”Kami menunggu arahan pimpinan karna baru hari kemaren keluhan tersebut masuk ke kami, kemaren langsung kami tindaklanjuti telusur kebagian2 terkait nanti hari senin baru kami akan lapor pimpinan,” terangnya.

‎(AZ)

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.