Gelar Aksi di Tugu Adipura, LAP Tuntut Evaluasi Total Program MBG dan Usut Tuntas Korupsi di BGN

oleh -644 Dilihat
banner 468x60

TANGERANG, Cybernewsnasional.com  – Dalam mengawal kebijakan dan menyuarakan Aspirasi Rakyat, Lingkar Aspirasi Publik (LAP) Tangerang menggelar aksi evaluasi total program Makan Gizi Gratis (MBG) serta usut tuntas kasus korupsi di Badan Gizi Nasional (BGN), Rabu (10/6/26).

Dengan longmarch dan menyuarakan tuntutan di Tugu Adipura Kota Tangerang, puluhan masa aksi menyerukan “Program Makan Bergizi Gratis adalah program strategis nasional yang harus dijalankan secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab. Setiap penyimpangan wajib dievaluasi demi menjamin hak masyarakat.”

banner 336x280

Koordinator Masa Aksi LAP Tangerang Saipul Basri mengatakan, tuntutan aksi kali ini yakni Evaluasi Total SPPG Bermasalah, Usut Tuntas Kasus Korupsi di Badan Gizi Nasional (BGN), Pengawasan Ketat dan Transparan, Tegakkan Standar Pelayanan dan Lindungi Hak Penerima Manfaat, serta Wujudkan Tata Kelola Program yang Akuntabel.

Menurutnya, aspirasi tersebut merupakah bagian dari keresahan masyarakat yang perlu disampaikan terhadap berbagai persoalan yang muncul di tubuh BGN dan Program MBG khususnya di Kota Tangerang dan Tangerang Raya.

“Kami atas nama Lingkar Aspirasi Publik melakukan kegiatan penyampaian aspirasi di Tugu Adipura, Kota Tangerang. Hari ini kami menyampaikan berbagai keresahan masyarakat, khususnya masyarakat Kota Tangerang dan pada umumnya masyarakat Indonesia, terhadap berbagai persoalan yang muncul saat ini, terutama terkait Badan Gizi Nasional (BGN) dan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai menimbulkan sejumlah persoalan. Setelah adanya penangkapan terhadap mantan Kepala Badan Gizi Nasional, kami meminta seluruh aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dugaan- dugaan korupsi yang terjadi di lingkungan Badan Gizi Nasional,” tegas yang kerap disapa Marcel.

Selain itu, pihaknya juga meminta mendesak agar dilakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG. Marcel menyebut, Evaluasi tersebut penting agar program dapat berjalan tepat sasaran dan tidak lagi menimbulkan berbagai persoalan di setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Kami meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas seluruh kasus dugaan korupsi yang ada di Badan Gizi Nasional. Kami juga berharap adanya evaluasi total terhadap Program Strategis Nasional Makan Bergizi Gratis. Kami tidak meminta program strategis nasional ini dibubarkan. Namun, dengan banyaknya persoalan yang muncul, kami meminta dilakukan evaluasi total terhadap seluruh pelaksanaan program tersebut,” serunya.

Atas hal tersebut, pihaknya juga menilai masih banyak SPPG atau dapur penyedia makanan yang belum memenuhi aturan dan ketentuan yang berlaku. Sebagai contoh di Kota Tangerang, terdapat ratusan SPPG, namun yang memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) maupun izin operasional lainnya masih sangat sedikit.

Menurut Marcel, khusus di Kota Tangerang masih banyak SPPG yang belum memiliki izin yang diperlukan. Ketika sebuah SPPG tidak memenuhi aturan dan ketentuan yang berlaku, tentu muncul pertanyaan mengenai kualitas pelayanan dan keamanan makanan yang diberikan kepada para siswa melalui program MBG.

“Kemungkinan munculnya kasus keracunan atau persoalan lainnya bisa saja disebabkan karena SPPG tidak menjalankan standar dan ketentuan yang telah ditetapkan. Selain itu, pengawasan terhadap pelaksanaannya juga masih sangat lemah,” jelasnya.

Berdasarkan banyaknya persoalan tersebut, masa aksi tentunya tidak mendorong pembubaran atas perogram tersebut, melainkan adanya evaluasi agar program dapat berjalan sesuai aturan.

“Persoalan ini sudah sangat mengkhawatirkan. Namun sekali lagi, yang kami dorong bukan pembubaran program, melainkan evaluasi total dan menyeluruh agar program ini dapat berjalan sesuai tujuan awalnya,” ujar Marcel.

Dari penyampaian aspirasi yang ke dua kalinya tersebut, LAP Tangerang akan terus melakukan penyampaian aspirasi lainnya guna tidak ada lagi persoalan yang timbul di SPPG maupun di Program MBG.

“Ini merupakan aksi kedua yang kami lakukan. Sebelumnya kami juga menggelar doa bersama dan aksi menyalakan lilin setelah ditangkapnya Kepala Badan Gizi Nasional. Ke depan, kami akan terus melakukan berbagai gerakan dan penyampaian aspirasi sampai persoalan- persoalan yang ada di negeri ini dapat diselesaikan dengan baik,” tandas Marcel.(Abi)

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.