PWI Jaya dan Tiga Jantung Matangkan Konser Spiritual “Mahabbah Allah Pakem 9”

oleh -595 Dilihat
banner 468x60

JAKARTA.Cybernewsnasional.com-PWI Jaya Seksi Musik dan Film bersama tim Tiga Jantung menggelar rapat pematangan Konser Musik Spiritual “Mahabbah Allah Pakem 9” di Kantor PWI DKI Jakarta Seksi Musik dan Film, Gedung PPHUI, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.

Rapat tersebut membahas kesiapan teknis hingga konsep acara yang disebut tidak hanya sebagai pertunjukan musik, tetapi juga sarana refleksi dan doa bersama untuk bangsa.

banner 336x280

Ketua PWI Jaya Sie Musik dan Film sekaligus Ketua Panitia Penyelenggara, Irish Riswoyo mengatakan, persiapan konser saat ini telah mencapai sekitar 90 persen.

“Untuk persiapan sudah mencapai 90 persen. Sound system, lighting system, audio visual, man power, hingga seluruh pendukung acara sudah siap. Bahkan band-band penampil sudah mulai latihan sejak Kamis kemarin. Nanti Jumat dan Minggu kami kembali menggelar latihan intensif,” kata Irish dalam rapat yang digelar di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (13/5).

Dalam kesempatan yang sama, tokoh spiritual dari Tiga Jantung sekaligus pencipta lagu konser, Syaiful Umar atau yang akrab disapa Mbah Kiyai Syaiful Umar menegaskan bahwa “Mahabbah Allah Pakem 9” bukan sekadar konser musik biasa, melainkan konser spiritual yang membawa pesan ruwatan dan pertobatan nasional.

“Konser ini memang konser musik, tetapi memiliki makna spiritual yang mendalam. Esensinya mengajak para pemimpin bangsa dan seluruh elemen masyarakat untuk melakukan tobat nasional,” ujarnya.

Menurutnya, berbagai bencana dan persoalan yang terjadi belakangan ini menjadi pengingat agar masyarakat semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Kita tidak ingin ada bencana yang lebih besar di negeri ini. Karena itu kita harus memohon kepada Allah dan bertobat bersama-sama. Kita tahu beberapa bencana telah terjadi, seperti banjir dan tanah longsor di Aceh dan Sumatera Utara, kecelakaan transportasi, hingga situasi geopolitik dunia yang memanas. Melalui konser pertobatan dan ruwatan ini, kita memohon kepada Allah SWT agar ke depan bangsa ini dijauhkan dari berbagai musibah,” lanjutnya.

Budayawan Ngatawi Al-Zastrow yang turut hadir dalam rapat pematangan mengaku antusias terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, budaya dan musik dapat menjadi media komunikasi yang mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

“Saya senang bisa terlibat dalam acara ini. Ini kegiatan yang luar biasa karena menjadikan budaya sebagai media komunikasi yang mampu menembus seluruh lapisan masyarakat tanpa sekat, baik umara, ulama, maupun masyarakat umum. Bahkan melalui musik ini kita juga menjadikannya sebagai media dialog dengan Allah SWT, karena lirik-lirik lagunya berisi pesan pertobatan,” ujar Kepala Makara Art Center Universitas Indonesia tersebut.

Sementara itu, ulama dan tokoh spiritual Habib Sechan yang dijadwalkan membacakan doa sakral dalam konser nanti menekankan pentingnya menjaga nilai kesakralan acara.

“Saya berharap nilai kesakralan konser tetap dijaga agar pesan dan kesannya benar-benar sampai kepada penonton. Dengan begitu, makna pertobatan ini dapat diijabah oleh Allah SWT,” katanya.

Selain rapat pematangan konser, panitia juga menggelar technical meeting antara tim produksi dan perwakilan band pengisi acara guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar.

Panitia juga menyebut sejumlah tokoh nasional dijadwalkan hadir dalam konser tersebut, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan RI, Yusril Ihza Mahendra. Sementara itu, panitia masih menunggu konfirmasi kehadiran Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung serta Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

( Sunarno)

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.