Truk Kontainer Kepung Jalur Sekolah di Kapuk Muara, Keselamatan Ratusan Pelajar Terancam

oleh -1455 Dilihat
banner 468x60

JAKARTA, Cybernewsnasional.com –Ratusan pelajar di Kelurahan Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, setiap hari harus bertaruh nyawa saat berangkat maupun pulang sekolah. Pasalnya, akses jalan yang digunakan para siswa masih dipadati kendaraan berat seperti truk kontainer dan mobil boks berukuran besar.

Berdasarkan pantauan di lapangan, para pelajar terlihat berjalan beriringan di jalan sempit tanpa trotoar, sementara truk kontainer melintas di tengah aktivitas anak-anak sekolah. Kondisi tersebut dinilai sangat membahayakan keselamatan para siswa yang hendak menuntut ilmu.

banner 336x280

Ironisnya, situasi itu terjadi di akses jalan menuju SMPN 122 Jakarta serta di sekitar SDN Kapuk Muara 03 yang pernah menjadi perwakilan DKI Jakarta dalam Lomba Sekolah Sehat tingkat nasional tahun 2019. Namun hingga kini, fasilitas keselamatan lalu lintas seperti rambu peringatan, zebra cross, hingga pembatas kendaraan berat masih minim.

Padahal, dalam Pasal 22 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak disebutkan bahwa negara dan pemerintah berkewajiban menyediakan sarana dan prasarana guna mendukung perlindungan anak.

“Harapan saya jalan ini benar-benar aman dan nyaman untuk anak-anak kami, baik saat berangkat maupun pulang sekolah. Kami berharap instansi terkait segera memasang rambu-rambu lalu lintas agar kendaraan besar tidak sembarangan melintas,” ujar Rohman, salah satu wali murid SDN Kapuk Muara 03. Jumat (8/5)

Keluhan serupa juga disampaikan wali murid lainnya, Jaelani. Menurutnya, meski sebelumnya pernah dipasang spanduk larangan melintas bagi kendaraan berat oleh pihak kelurahan, banyak sopir truk yang tetap nekat melintas pada jam sekolah.

“Harusnya seperti di Jembatan Kapuk Muara, ada plang dari Dishub yang mengatur kendaraan besar dilarang masuk mulai pukul 06.00 WIB sampai 19.00 WIB. Kami berharap Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta maupun Kasudinhub Jakarta Utara turun langsung meninjau jalan ini. Keselamatan anak-anak jangan sampai diabaikan,” tegasnya.

Kondisi jalan yang sempit tanpa trotoar membuat para pelajar dan pejalan kaki terpaksa berbagi ruang dengan kendaraan bertonase besar setiap hari. Warga khawatir, jika tidak segera ada penanganan serius, kondisi tersebut dapat memicu terjadinya kecelakaan.

Masyarakat pun berharap Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Dinas Perhubungan, hingga aparat terkait segera mengambil langkah konkret demi menjamin keselamatan para pelajar di kawasan Kapuk Muara.

( Sunarno )

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.