Misa Paskah Seskoad Bandung Diwarnai Kebersamaan TNI Polri ASN

oleh -245 Dilihat
banner 468x60

BANDUNG.Cybernewsnasional.com-Perayaan Misa Paskah di lingkungan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) Bandung berlangsung khidmat pada Jumat (17/4). Ibadah tersebut dipimpin oleh Uskup Bandung Antonius Subianto Bunjamin, didampingi Wakil Uskup untuk Umat Katolik di lingkungan TNI-Polri, Romo Yos Bintoro, Pr, serta para imam.

Adapun para imam selebran yang turut mendampingi dalam perayaan tersebut terdiri dari Rm Hendra Kimawan, OSC, Rm Aloysius Wahyu, Pr, Rm Paulus Ardi, Pr, Rm Aris, Pr, dan Rm Jimi, Pr.

banner 336x280

Misa diikuti oleh jajaran prajurit, pejabat utama, dan umat Katolik di lingkungan Garnisun Tetap II Bandung, termasuk Komandan Seskoad Mayjen TNI Dr. Agustinus Purboyo.

Dalam homilinya, Uskup Antonius menekankan pentingnya keseimbangan antara pemenuhan kebutuhan jasmani dan rohani. Ia mengingatkan bahwa manusia memang membutuhkan makanan untuk hidup sehat dan kuat, namun asupan rohani jauh lebih penting karena menyangkut keselamatan dan kualitas hidup yang sejati.

“Makanan jasmani penting agar kita tetap hidup dan sehat, tetapi makanan rohani menentukan arah hidup kita, bahkan menjadikan kita berkat bagi orang lain,” ujarnya.

Uskup Antonius juga mengangkat kisah Injil tentang mukjizat lima roti dan dua ikan. Ia menekankan bahwa Yesus memberi teladan kepedulian dengan memberi makan orang banyak, bukan karena diminta, tetapi karena hati yang tergerak oleh belas kasih.

Menurutnya, sikap para murid yang merasa kekurangan sering kali juga dialami manusia masa kini. Karena itu, umat diajak mengubah pola pikir dari mentalitas kekurangan menjadi mentalitas kelimpahan.

“Jangan fokus pada apa yang tidak kita miliki, tetapi pada apa yang kita punya. Lima roti dan dua ikan, jika diserahkan kepada Tuhan, bisa menjadi berkat bagi banyak orang,” katanya.

Dalam konteks TNI-Polri, Uskup Antonius mengaitkan pesan Injil dengan nilai-nilai profesionalisme dan pengabdian. Ia menyinggung konsep PRIMA di TNI serta PRESISI di Polri sebagai bentuk komitmen untuk melayani dengan profesional, responsif, dan berintegritas.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa kekuatan sejati tidak hanya terletak pada kemampuan fisik, teknologi, atau strategi, tetapi juga pada ketahanan rohani.

“Banyak orang berhasil secara jabatan dan materi, tetapi tetap menderita karena kekurangan asupan rohani. Tanpa kekuatan batin, manusia mudah goyah,” tegasnya.

Ia juga mengajak umat untuk tidak terjebak pada sekadar aktivitas religius yang bersifat formal atau bahkan hiburan semata, melainkan sungguh menghayati Ekaristi sebagai perjumpaan dengan Tuhan dan sumber kekuatan hidup.

Di akhir homili, Uskup Antonius mengajak seluruh umat, khususnya prajurit TNI-Polri, untuk menjadi pribadi yang seperti “lima roti dan dua ikan,” yakni sederhana namun siap dibagikan dan diberkati demi kebaikan bersama.

“Kita dipanggil menjadi berkat, dimulai dari apa yang kita miliki. Dengan hati yang terbuka dan iman yang kuat, kita bisa membawa damai dan kebaikan bagi banyak orang,” tutupnya.

Mengusung tema “Paskah Mewujudkan Penguatan Iman serta Solidaritas TNI/Polri dan ASN TNI/Polri yang Prima dan Presisi dalam rangka Mendukung Indonesia Maju,” perayaan ini menjadi momentum mempererat kebersamaan lintas institusi, termasuk antara Keuskupan Bandung dan Ordinariatus Castrensis Indonesia (OCI) sebagai keuskupan yang menaungi pelayanan pastoral bagi umat Katolik di lingkungan TNI-Polri.

Usai Misa Ekaristi, acara dilanjutkan dengan ramah tamah yang diwarnai hiburan musik dan tari, menciptakan suasana hangat dan penuh kekeluargaan di antara peserta yang hadir.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan tali asih kepada sejumlah panti asuhan sebagai wujud kepedulian sosial. Selain itu, diberikan pula buku kiprah perjalanan 75 tahun Keuskupan Bandung kepada sejumlah paroki yang telah berperan aktif dalam mendukung terselenggaranya Misa Paskah bagi umat Katolik di lingkungan Garnisun Tetap II Bandung.

 

( Sunarno )

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.