Waspada !! Anak di Tangerang Terhipnotis, Ponsel dan Kalung Emas Raib Digondol

Ketiga orang anak yang dibonceng wanita tidak dikenal, tertangkap kamera pengintai di sekitar lokasi kejadian. (foto istimewa)

KOTA TANGERANG, MCNN–Malang nasib seorang anak perempuan yang sedang asik bermain di dekat lingkungan rumahnya, seperti terhipnotis anak ini bersama kedua orang temannya ikut berputar-putar naik motor oleh seorang wanita tak dikenal.

Setelah tersadar ternyata ponsel dan perhiasan emasnya raib.

Kejadian itu terjadi di Komplek Sitanala Kecamatan Neglasari Kota Tangerang, Jum’at (11/12/2020) sore.

Menurut keterangan Bibi Korban, Keponakannya sedang bermain bersama kedua orang temannya di dekat lapangan bola sekitar rumahnya.

Saat si anak sedang asyik bermain, tiba-tiba datang seorang wanita tidak dikenal memakai motor menanyakan alamat rumah.

“Kejadiannya sore sekitar jam 4, anak-anak pulang main dari lapangan bola, terus ada ibu-ibu yang manggil, modusnya mau nganterin undangan ulang tahun,” ungkap A sang Bibi Korban, Sabtu (12/12/20).

A pun menambahkan, ketiga anak tersebut setelah ditanya si pelaku, kemudian ikut sang wanita tersebut. Setelah diajak berkeliling mereka diturunkan terpisah di jalan sepi, yang jaraknya sekitar 1-2 km dari lokasi.

“Katanya sih di ajak muter-muter, terus anak sama ponakan saya diturunin di gang purnabakti yang arah mau ke pom bensin, kalo temennya di turunin di dekat kebidanan Asyifa yang sekarang jadi pesantren,” ujarnya.

Menurut keterangan A, setelah diturunkan keponakannya diambil ponsel dan perhiasan berupa kalung emas, namun anaknya yang memakai kalung imitasi tidak diambil.

A pun menerangkan kejadian tersebut telah dilaporkan ke pihak kepolisian setempat, dan beberapa bukti rekaman kamera pengintai sudah diambil oleh pihak kepolisian.

“Kemaren Kakak Saya udah laporan ke Polsek Neglasari, udah diproses. Semalam petugasnya juga udah datang ke TKP minta rekaman cctvnya,” ungkap A.

Senada dengan A, L tetangga korban mengatakan kejadian serupa pun pernah terjadi pada anaknya. Namun saat si anak menyadari barangnya akan dirampas, dirinya teriak meminta tolong.

Karena hal tersebut, si pelaku segera menurunkan korban di tengah jalan.

“Sama persis kronologinya sama yg dialamin anakku sebelum Corona (masa pandemi-red), dia diminta tolong untuk anterin ke rumah gurunya untuk anterin undangan ulang tahun, tapi anak saya teriak tuh diperjalanan, terus dia diturunin di tepekong yang ke arah Sewan, untung HPnya dikantong ga diambil ama pelakunya,” jelas Ibu L.

Dalam rekaman kamera pengintai (CCTV) yang diterima Cybernewsnasional.com, tampak pelaku membonceng ketiga anak tersebut dengan menggunakan motor matic depan berwarna dominan merah dan body samping Putih.

Dengan Nomor Polisi B 3178 CAE, menggunakan helm tertutup rapat.
(Ups)

 642 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan