Warga Pasekan Tuntut BST Kemensos Tahap 3,4 dan 5 Segera di Cairkan.

BST-Cybernewsnaaional.com

INDRAMAYU, MCNN – Kekecewaan dan tanda tanya muncul dibenak dan pikiran penerima Bantuan Sosial  Tunai (BST)  dari Kementerian Sosial  bagi KPM warga Desa Pasekan Kecamatan Pasekan Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat, pasalnya  hingga saat ini mereka mengaku hanya menerima pencairan BST di tahap 1 dan 2 saja.

Dari panelusuran Media Cyber News Nasional (MCNN), kepada salah satu penerima BST, diketahui belakangan KPM menerima pencairan BST malah langsung di tahap 6 yakni sebesar Rp.300 ribu. Sedangkan BST tahap 3,4 dan 5 KPM mengaku belum pernah menerima. Sehingga hal ini membuat penerima BST Kemensos  Desa Pasekan yang berjumlah 155 kecewa dan bertanya-tanya.

“Ada apa dengan tidak cairnya BST Kemensos di tahap 3,4 dan 5 bagi kami ini.” ujar LA Salah satu KPM penerima BST Kemensos.

Dirinya juga kepada MCNN mengatakan bahwa Ia dan rekan-rekannya sesama penerima Bansos BST Kemensos menuntut agar haknya, yakni pencairan BST tahap 3,4 dan 5 itu segera dicairkan.

Sementara pihak Desa Pasekan sendiri mengaku tidak tahu terkait tidak cairnya BST Kemensos bagi warganya.

“Saya juga tidak tahu kenapa BST yang tahap 3,4 dan 5 itu tidak cair, malah cairnya langsung di tahap 6 yakni sebesar Rp.300 ribu. Coba tanyanya ke pihak kecamatan saja mengenai hal itu.” ujar Ike Sekdes Pasekan.

Dari pihak Kecamatan Pasekan sendiri mengaku tidak tahu kendala terkait tidak cairnya BST Kemensos bagi KPM desa Pasekan. Hal ini disampaikan salah satu staf kecamatan Pasekan, Aryadi.

“Untuk data BST Kemensos kami tidak tahu, yang tahu datanya ya Dinsos karena itu leading sektornya. Kami hanya punya data BLT DD, jadi silahkan tanyanya ke Dinsos saja.” Ujar Aryadi.

Hal senada disampaikan pula kepada MCNN oleh Humas kantor POS Indramayu, Aris Rusdianto.Yang mengatakan pihaknya juga tidak mengetahui penyebab tidak cair BST Kemensos bagi Warga Pasekan pada tahap 3,4 dan 5.
Dan lagi-lagi pihak POS menyuruh untuk menanyakan masalah itu ke Dinsos.

“POS hanya sebagai operator dan distributor untuk penyaluran Bansos seperti BST Kemensos. Mekanisme pencairannya ada pada Dinsos kami mencairkannya sesuai data yang kami terima saja.” tutur Humas kantor POS Indramayu.

Meski demikian pihaknya mengaku sudah melayangkan surat pemberitahuan ke pemerintah pusat.Terkait tidak cairnya BST Kemensos pada tahap 3,4 dan 5 bagi KPM desa Pasekan.

“Data itu sumbernya dari Dinsos jadi untuk jelasnya silahkan tanyakan ke pihak Dinsos.” ucap Aris.

Sementara itu, jawaban dari pihak Dinas Sosial (Dinsos) kabupaten Indramayu sendiri mengatakan alasan tidak cairnya BST Kemensos tahap 3,4 dan 5 dimungkinkan adanya kesalahan saat memasukan data penerima BST.

“Data itu yang harusnya dimasukan ke pengganti namun malah ke templet penghapusan. Dan kami juga tidak tahu siapa yang bersalah memasukan data seperti itu, karena kami mendapatkan data dari bawahnya seperti itu.” beber Kasi pemberdayaan masyarakat.

Bantuan stimulan dan penataan lingkungan pada satuan Dinsos Indramayu, Didi Suwardi ini.
Setiap akan dilakukan pencairan, lanjutnya, dipastikan KPM menerima surat pemberitahuan dari pihak kecamatan. Sebab setiap akan ada pencairan pihak Dinsos kordinasi dengan kecamatan.

“Kalau desa tidak tahu terkait data penerima BST kemensos, kami rasa tidak mungkin, karena data awalnya kan dari desa kami tidak tahu nama-nama penerima BST perdesanya.” lanjut Kasi PLS ini.

Lebih lanjut dikatakan, Didi Suwardi setiap akan ada pencairan dipastikan KPM menerima pemberitahuan dari pihak kecamatan.

“Tapi kami tidak tahu seandainya pihak kecamatan ngasih tahu atau tidaknya memberikan pemberitahuan ke pada KPM terkait pencairan.” ujarnya.

Meski demikian, Aris mengaku telah mengirimkan surat pemberitahuan ke Dinas Sosial pusat terkait tidak cair BST Kemensos untuk warga Pasekan, yakni tahap 3.4 dan 5.

“Tapi kami tidak menjamin pencairan BST tahap 3,4 dan 5 itu bisa cair, karena  keputusannya ada dipusat termasuk datanya.” pungkas Didi Suwsrdi ini. (Bisri/Harun).

 109 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan