Warga Minta Walikota Tangsel Mencabut IMB Proyek Perumahan “AR”

Tangsel, MCNN – Puluhan Warga Jalan Pembangunan Kelurahan Jombang Kecamatan Ciputat Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan demo aksi damai di Halaman Kantor Pemerintah Kota Tangsel.

Aksi damai itu yang dilakukan bahwa warga mengalami lebih kurang 2 tahun kebanjiran akibat pembangunan proyek perumahan harus mengalami kerugian mental hingga barang harta bendanya.

Bahkan salah seorang ibu ketika menyampaikan orasinya tersebut menangis karena dampak dari kebanjiran yang mereka rasakan dan alami selain merugikan harta benda juga membuat anaknya mengalami trauma.

Dalam orasinya warga pada Selasa (13/10/2020), meminta kepada Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany agar menghentikan pembangunan proyek perumahan Ardina Residence yang telah menyebabkan warga mengalami kebanjiran pada Oktober 2018 hingga kini.

Para pendemo melakukan orasi di Halaman Kantor Pemkot Tangsel dengan membawa spanduk yang bergambarkan suasana lokasi di proyek pembangunan perumahan Ardina Residence dan berbagai tulisan tuntutan warga.

Adapun tuntutan warga agar menindak tegas dengan mencabut ijin proyek perumahan Ardina Residence, kemudian pihak Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Tangsel untuk mengkaji ulang Piel banjir yang disyaratkan, mengingat daerah warga masih mengalami kebanjiran, meminta pihak Ardina Residence harus mengganti rugi warga atas faktor kesengajaan dalam pembuatan drainase yang tidak sesuai dengan Piel banjir yang telah dikeluarkan.

Abdulah selalu ketua kordinator orasi mengatakan upaya yang telah dilakukan sudah ke berbagai dinas terkait namun hingga kini tidak ada satupun yang turun ke lapangan untuk melihat lokasi pembangunan proyek perumahan Ardina Residence.

Melalui pantauan di Kantor Pemkot Tangsel, akhirnya aksi warga didengar dari perwakilan mereka diterima oleh salah satu staf Pemkot Tangsel untuk melakukan mediasi kedalam ruangan tunggu Gedung Pemkot Tangsel yang berada di Lantai 1.

Ketika dikonfirmasi kepada staf yang menerima orasi dari perwakilan warga tersebut mengatakan bahwa tidak berani memberi keterangan terkait hasil mediasi.

Menurut keterangan Bu Eka salah satu dari warga mengatakan bahwa Pemkot Tangsel akan menindaklanjuti tuntutan warga.

(Ind)

 60 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan