Warga Keluhkan Saldo BPNT Kosong

Jakarta, MCNN – Sejumlah warga Kelurahan Kapuk Muara Kecamatan Penjaringan Jakarta Utara mengaku sudah satu tahun tidak dapat pencairan Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), yakni pada mei 2019 . Padahal warga lainnya selama ini telah mendapatkan berkali kali ( 10/4/2020).

” Untuk mendapatkan pencairan itu, secara langsung mendatangi e-waroeng untuk mencairkannya, tetapi setiap kali menggesek kartu ke mesin yang disediakan saldo selalu tidak ada,” keluh warga yang enggan disebut insialnya

Pasalnya, bantuan tersebut sangat berarti untuk meringankan beban sehari-hari. Ia sangat kecewa ketika mendatangi e-waroeng, baik dalam kondisi hujan atau panas, ternyata saldo BPNT miliknya tetap nihil,” tambahnya.

Pemilik e-waroeng yang ada di Kapuk Muara mengatakan, mengenai warga yang mempunya ATM e warung yang tidak ada saldonya sudah saya laporkan ke pak Junaedi namun sampai saat ini belum ada jawaban,” kata Lastri

Menurut Junaedi mengenai Kartu ATM e warung yang tidak ada saldonya sudah saya laporkan ke Bank BNI yang khusus menagani e warung, namun sampai saat ini juga belum ada jawaban dari pihak Bank,” katanya di Kelurahan Pejagalan ( 9/4/2020 ).

Selain itu Junaedi juga menegaskan jikalau ada pungutan liar kepada pihak KPM tolong laporkan ke saya dan saya akan tindak tegas jikalau memang ada,” tegasnya.

Ia juga memgimbau kepada agen atau e warung untuk diatur mekanisme cara pengambilan pangan tersebut, supaya menghindari banyaknya kerumunan warga. ” Saya juga berharap kepada semua agen yang ada di Kecamatan Penjaringan di lima Kelurahan untuk menyediakan air untuk cuci tangan Kepada warga yang mau ambil Bantuan Pangan Non Tunai dan juga diharapakan pakai masker,” imbaunya.

Dihari yang sama Kepala Sudin Sosial Jakarta Utara Aji Anto mengatakan, bagi Keluraga Penerima Manfaat ( KPM ) yang mempunya ATM e warung tidak ada saldonya untuk melaporkan ke kelurahan, nanti dicatat namanya nanti akan ditinjau oleh PJLP yang ada dikelurahan. Hal pungutan anggaran yang dibebani kepada KPM saya tidak mengetahui,” kata Aji melaui telpony.

( Sunarno/ Apen )

Tinggalkan Balasan