Warga Dibawah Bantaran Sungai Citarum Siaga Satu, Kekuatan Tanggul Sisa Program Citarum Harum Dikeluhkan Masyarakat

Bekasi, MCNN.COM – Hujan deras yang terjadi hampir setiap hari mengguyur wilayah Jawa Barat terutama yang berada di Kabupaten Karawang dan Bekasi mengakibatkan meluapnya sungai Ciatrum.

Sungai yang memecah dua kabupaten di Jawa Barat yaitu kabupaten Karawang dan Kabupaten Bekasi mengalami penambahan debit air yang sangat signifikan.

” Debit air 12 meter 20 cm, siaga satu kita harus terus pantu” ujar salah seorang petugas pemantau pintu air di jembatan Bojong, Kedungwaringin. ( 07/02/2021).

Salah seorang Warga Kedungwaringin mengatakan bahwa dirinya dan warga khawatir bantaran akan longsor dan air masuk kepemukiman mereka seperti berberapa tahun sebelumnya.

” Dulu pernah terjadi air meluap, saya khawatir dengan kekuatan tanggal citarum sebab bulan – bulan kemarin ada pengerukan program Citarum Harum apakah tanggulnya sudah diperbaiki denganbenar,” jelas Dede .

Hal sama dikatakan oleh Herna, ” kampung kami pernah banjir empat tahun lalu akibat meluapnya sungai Citarum,” katanya.

Hasil liputan waratwan MCNN.COM adanya penggalalian atau normalisasi melalui program Citarum Harum sangat positif yaitu dalam rangka normalisasi fungsi sungai , akan tetapi perbaikan bantaran sungai kadang tidak diperbaiki dengan baik sehingga warga mengkhawatirkan ketika banjir bantaran sungai akan mudah longsor. * ( Apen- Ali )

 

 2,270 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan