Walikota Himbau Pelaksanaan Idul Adha Sesuai Perwal

Arief R Wismansyah

KOTA TANGERANG, MCNN – Hari Raya Idul Adha 1441 H, yang akan dilalsanakan pada tanggal 31 Juli 2020, khususnya di Kota Tangerang dihimbau agar dapat dilakukan sesuai dengan Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 451/1652-Kesra/2020 tentang Tata Cara Penyelenggaraan Salat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Qurban, pada masa pandemi Covid-19.

Hal tersebut diungkapkan langsung Wali Kota Tangerang, Arief Wismansyah didampingi Wakil Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Tangerang, agar seluruh masyarakat Kota Tangerang, agar pelaksanaan Salat Idul Adha dan penyembelihan hewan qurban dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

“Kita sudah mempersiapkan dan sudah berkomunikasi kurang lebih tiga minggu yang lalu dengan MUI dan DMI agar mengajak masyarakat untuk melaksanakan Salat Idul Adha tak hanya di masjid tapi juga di mushola, lapangan, dan jalan supaya tidak tersentralisasi,” jelas Walikota didampingi Wakil Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Tangerang, Senin (27/7/2020).

Tak hanya pelaksanaan Salat Idul Adha, Walikota juga berharap penyembelihan hewan kurban tidak difokuskan dalam satu tempat yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

Arief melanjutkan, pembagian hewan kurban yang sudah dipotong untuk diberikan ke masyarakat diharapkan tidak menggunakan metode lama. Panitian kurban disarankan langsung mengantar hewan kurban ke penerima.

“Tidak hanya dilakukan di masjid tapi juga di mushola-mushola jadi tidak berkumpul atau menggunakan kupon, tapi langsung dibagikan ke rumah-rumah mereka yang berhak menerima,” ucapnya.

Terkait perpanjangan PSBB yang sudah masuki tahap ketujuh, Walikota meminta masyarakat untuk tidak lengah. Apalagi ditambah dengan penerapan PSBL-RW yang dilaksanakan hingga saat ini, tercatat jumlah wilayah RW zona merah di Kota Tangerang hanya tersisa lima RW.

“Status sekarang sudah kuning, reproduction ratenya juga sudah 0,65 dan kami pemerintah masih melakukan Operasi Aman Bersama ditambah PCR secara masif di masyarakat,” tukas Walikota.(hms/red)

Tinggalkan Balasan