Viral !! Pemuda di Tangerang Lempar Kursi Di Warung Makan Karena Tidak Diberi Uang

Warung makan yang dipaksa memberikan uang oleh sekelompok Pemuda di Sukasari Tangerang. (foto Supriyadi Cybernewsnasional.com)

KOTA TANGERANG, MCNN–Viral, sejumlah pemuda mengamuk hingga melempar kursi terekam CCTV karena tidak diberi uang saat meminta secara paksa kepada warung makan di Jalan Soleh Ali, Kelurahan Sukasari, Kota Tangerang, Jumat (20/11/2020) malam.

Aksi premanisme ini terjadi saat warung makan hendak tutup. Ketika itu para pegawai tengah bersih-bersih. Lalu datang sekelompok pemuda meminta uang secara paksa.

“Kejadiannya malam sabtu minggu kemarin, mereka kurang lebih 5 sampai 6 orang kalo ga salah,” jelas pegawai warung makan ayam goreng di Jl. Soleh Ali saat diwawancarai.

Pegawai rumah makan tersebut menduga para pemuda tersebut dalam keadaan mabuk, mereka meminta uang dengan alasan untuk biaya membersihkan selokan. Namun, pegawai warung menolak memberikan uang, karena belum dapat izin dari atasan mereka.

“Katanya untuk kebersihan got. Kalau di sini mau ambil uang itu ya izin dulu, tapi dia maksa. Bilangnya udah ambil saja saya yang tanggung jawab,” ujarnya.

Tangkapan Kamera Depan CCTV warung makan yang dipaksa sekelompok pemuda memberi uang. (foto istimewa)

Pelaku juga terus memaksa, hingga pegawai berniat melaporkan aksi pungutan uang pelaku kepada pengurus RT setempat. Mendenger ucapan itu, pelaku emosi lalu mengamuk dengan melempar dua kursi ke pegawai tersebut.

“Saya dilempar pake Kursi, pas bilang mau bilang pak RT dulu sebentar ya,” jelasnya.

Hingga Kamis (26/11/2020), petugas aparat keamanan setempat sudah mendatangi TKP dan selanjutnya sedang diselidiki siapa pelakunya.

“Tadi dari Polisi dari Polsek sama dari Polres dateng bang, barusan aja pulang, kalo kemarin datang petugas pake baju ABRI (BABINSA,-red), nanya ciri-ciri pelaku dan berapa orang,” pungkasnya.

Dan saat ditanyakan, petugas TNI sebagai BABINSA di Kelurahan Sukasari, Mat Yani mengatakan bahwa dirinya menduga para pelaku bukan pemuda dari wilayah Kelurahan Sukasari.

Aparat TNI yang bertugas sebagai BABINSA di wilayah Sukasari Tangerang saat ditemui awak media. (foto Supriyadi cybernewsnasional.com)

Karena dirinya mengenal lingkungan tersebut, menurutnya dugaan pelaku adalah pemuda adalah pemuda dari wilayah seberang Kelurahan Sukasari.

“Kemarin saya sudah ke TKP, saya rasa pelakunya bukan warga Sukasari, itu mereka warga seberang sana,” jelas Yani saat ditemui awak media.

Dari kejadian tersebut, Lurah Sukasari Kota Tangerang mendorong percepatan pembentukan Karang Taruna di wilayahnya. Selain dapat menjaga keamanan lingkungan dan juga membina pemuda-pemuda yang ada di wilayahnya.

“Ini saya sedang berkomunikasi dengan Forum pemuda di Sukasari mengenai kejadian tersebut, apakah benar pelakunya warga Sukasari atau orang mana, memang sudah direncanakan untuk pembentukan Karang Taruna di Tingkat kelurahan namun terbentur Pandemi kita ketunda terus kalo mau ada pertemuan,” ungkap Adi Pratama saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

(Ups)

 1,298 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan