Tinjau Langsung Muara Cimandiri dan Pesisir Pantai Loji, Kadiskan Nunung : Bab Sampah ini Harus Segera Dibenahi Bersama

SUKABUMI, CYBERNEWSNASIONAL.COM – Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi Nunung Nurhayati, S,Sos.,KP.,M.Si beserta jajaran, didampingi Sub Koordinator Pengelolaan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi Susanti Mariam, S.Pi., M.Pi dan Analis Pengelolaan Sumberdaya Ikan (Widya Cadharsi, S.S.T.Pi) melakukan inspeksi langsung ke Muara Sungai Cimandiri dan pesisir Pantai Loji, Rabu (24/05/2023).

Kegiatan ke lapangan tersebut beragendakan melakukan tinjauan langsung kembali pada penumpukan sampah di Muara Cimandiri dan Pantai Loji.

Tinjauan tersebut merupakan tindak lanjut dari kegiatan sebelumnya yaitu saat Kadis Perikanan bersama Pemerintah Kecamatan Simpenan ke Muara Cimandiri pada Tanggal 19 Mei 2023 beserta Direktorat Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Laut KKP dan Dinas Kelautan Perikanan Provinsi Jawa Barat melakukan peninjauan langsung terhadap adanya penumpukan sampah di Muara Cimandiri.

Kepada awak media, Kadiskan menyampaikan, potensi sidat yang melimpah saat ini mulai terancam keberadaanya oleh semakin banyaknya sampah yang menumpuk di muara sungai.

“Padahal muara sungai Cimandiri merupakan habitat alami dan ikan sidat di tempat ini sangat melimpah. Dimana semua mata tertuju pada Kawasan tersebut, sehingga hal ini harusnya segera kita benahi bersama,” ungkapnya.

Lebih lanjut disampaikan Kadiskan Nunung, Muara sungai menjadi tempat awal yang penting untuk ikan Sidat beruaya ke perairan sungai. Beberapa muara sungai yang ada di pesisir pantai Sukabumi menjadi daerah aktivitas penangkapan ikan Sidat yang tinggi, salah satunya adalah yang memiliki potensi sangat melimpah yaitu sungai Cimandiri.

Kadis Perikanan berharap dengan melihat langsung ke lapangan dari pihak pusat dapat memberikan solusi dan penanganan nyata terhadap upaya yang dapat di lakukan guna melindungi ekosistem sumberdaya ikan yang terdampak tersebut.

“Menjadi harapan bersama atas meningkatnya kesadaran masyarakat dan para stakeholder terkait dalam kepedulian dan pengelolaan limbah rumah tangga, sebagai upaya pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungannya sehingga biota yang ada di dalam ekosistem tersebut tetap lestari,” pungkasnya.

(A Zazuli)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.