Tawuran Antar Kelompok Remaja di Tangerang, Berakibat Putus Telapak Tangan

KOTA TANGERANG, Cybernewsnasional.com — Aksi tawuran antar kelompok pemuda seolah-olah menjadi trend dimasa pandemi covid-19. Seperti halnya yang telah terjadi pada hari Rabu tanggal 11 Agustus 2021 di sekitar Lampu Merah Cibodas Kecil depan Plaza Sinta Jalan Teuku Umar, Kelurahan Cimone, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang. Pada beberapa waktu yang lalu hingga menyebabkan dua orang pemuda mengalami luka tebas di bagian tangan.

Hal tersebut diungkapkan saat konferensi pers, Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Deonijiu De Fatima, didampingi Kasatreskrim berserta Kapolsek Karawaci Kompol Bagin Efrata Barus, Kapolsek Jatiuwung Kompol Zazali Hariono, Kapolsek Cipondoh Kompol Ubaidillah dan Kasubag Humas Kompol Abdul Rachim, di halaman Mapolrestro Tangerang Kota, Jum’at (27/8/2021).

Kapolres mengungkapkan kejadian tersebut berawal dari informasi seorang Security Rumah Sakit Sariasih Karawaci kepada Binamas Aipda M. Febrianto bahwa ada dua orang korban dari aksi tawuran. Saat ini tersangka yang telah diamankan diketahui berinisial “AYP” sedangkan korbannya berinisial “JA” dan “AAR”.

Setelah dilakukan pengecekan ke Rumah Sakit Sariasih ternyata benar ada korban berinisial “JA” dengan luka putus dua jarinya, jari kelingking dan jari manis. Sedangkan korban “AAR” mengalami luka putus di bagian telapak tangan sebelah kanan dan mengalami robek pada bagian bawah bibir serta rahang sebelah kiri. Atas kejadian tersebut Unit Reskrim Polsek Karawaci dan Resmob Polrestro Tangerang Kota langsung bergerak cepat sehingga berhasil mengamankan 17 orang terduga pelaku aksi tawuran.

“Kedua kelompok ini menggunakan Instagram (IG) dengan nama Bencongan Ogah Mundur (BOM) dan Instagram (IG) Lawannya dengan nama Akamsi Terminal Cimone (ATC),” terang Kapolres.

Selain berhasil mengamankan para terduga pelaku tawuran, Polisi juga berhasil mengamankan beberapa barang bukti berupa senjata tajam (Sajam) jenis Clurit yang digunakan saat tawuran.

“Kelompok BOM dan ATC merencanakan tawuran melalui aplikasi Group IG serta menentukan tempat tawuran di depan Mall Plaza Shinta, Karawaci,” kata Kapolres.

Atas perbuatanya pelaku “AYP” dipersangkakan dalam perkara tindak pidana pengeroyokan dan atau penganiayaan dan atau turut serta melakukan penyerangan atau perkelahian yang mengakibatkan orang lain terluka berat.

“Pelaku akan kami jerat Pasal 170 KUHP, dan atau Pasal 351 KUHP dan atau Pasal 365 KUHP dengan ancaman Penjara selama 9 tahun penjara,” tegas Kapolres.

Tak hanya di wilayah Karawaci pada kesempatan tersebut Polres Metro Tangerang Kota juga merilis kasus penganiayaan yang terjadi di wilayah hukum Polsek Jatiuwung dengan mengamankan lima orang tersangka serta barang bukti beberapa buah senjata tajam berupa clurit, dan Kasus seorang pemuda yang disangka hendak melakukan tawuran karena membawa senjata tajam jenis Clurit di wilayah hukum Polsek  Cipondoh. **(Asep)

 301 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.