Sebut Oligarki Bermain Dalam Pesta Demokrasi, Saipul Basri Calonkan Diri Jadi Walikota Tangerang

Saipul Basri berorasi dalam aksi Boikot Produk Israel untuk dukungan Palestina depan Tangcity Mall beberapa waktu lalu. (foto supriyadi ups)

Sudah bukan rahasia umum lagi, di zaman demokrasi saat ini oligarki-lah yang bermain, yang punya duit yang mengendalikan, Saipul Basri.

KOTA TANGERANG, Cybernewsnasional.com – Tabuh genderang Pemilihan Kepala Daerah serentak sayup-sayup mulai terdengar usai pemungutan suara Pemilu 2024 selesai digelar, meski penetapan pemenang pemilu secara resmi oleh KPU RI belum ditentukan.

Menurut Peraturan KPU (PKPU) Nomor 2 Tahun 2024 Tentang Tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2024. Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak ini akan dilaksanakan, Rabu 27 November 2024 mendatang.

Saipul Basri, yang merupakan tokoh masyarakat dan aktivis di Kota Tangerang menyatakan siap mencalonkan diri sebagai salahsatu kandidat Kepala Daerah di Kota Tangerang dengan jalur independen atau tanpa dukungan (terafiliasi) partai politik.

Bukan tanpa alasan, Marsel sapaan akrab Aktivis yang kerap turun ke jalan menjadi koordinator lapangan dari banyaknya aksi demonstrasi mengkritisi kebijakan pemerintah di wilayah Tangerang Raya, menginginkan Pilkada Kota Tangerang 2024 ini akan muncul kandidat atau figur lain yang berpotensi sebagai penyeimbang atas dominasi partai politik.

“Tidak seperti Pilkada beberapa tahun lalu, cuma satu pasangan calon lawan kotak kosong pula. Ini kan juga berarti kegagalan partai politik yang tidak miliki generasi atau memang sudah ada transaksi politik, Akhirnya publik tidak punya pilihan, karena hanya ada satu calon,” terangnya, Senin (18/03/2024).

Marsel mengaku tidak asal turut serta mengikuti kontestasi Pilkada ini, akan tetapi karena rasa keresahan sebagai seorang warga negara yang melihat pesta demokrasi selalu jadi ajang pesta oligarki.

“Sudah bukan rahasia umum lagi, di zaman demokrasi saat ini oligarki-lah yang bermain, yang punya duit yang mengendalikan,” ujarnya.

Dengan niat tersebut, Marsel berharap mendapat dukungan dari Masyarakat Kota Tangerang karena menurutnya persyaratan menjadi calon Walikota Tangerang dari jalur independen murni suara rakyat.

Dengan jumlah DPT 1.362.773 di Kota Tangerang, estimasi penghitungan syarat minimal dukungan dan sebaran Calon kepala daerah dan wakil kepala daerah tahun 2024 mendapatkan dukungan 6,5% dari total DPT yaitu 88.581 dengan minimal sebaran lebih dari 50% dari 13 Kecamatan yang ada di Kota Tangerang.

“Mohon doa dan dukungannya kepada Masyarakat Kota Tangerang,” Harap Marsel, Aktivis yang berhasil mempertahankan Situs sejarah Makam Syekh Buyut Jenggot yang diperjuangkan bersama masyarakat dari rencana pembangunan Perumahan Besar di wilayah Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas Kota Tangerang.

Baca Juga: Massa Aksi Penolakan Relokasi Makam Syekh Buyut Jenggot Bakal Geruduk Rumah Walikota

Saat ditanya siapakah yang akan bersama dirinya menjadi pasangan dalam kontestasi Pilkada Kota Tangerang, Marsel menjawab singkat.

“Siapa saja yang siap.” Jawabnya singkat. (ups)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.