Ruko Kota Wisata Cibubur Diduga Dijadikan Panti Pijat Ilegal

Panti pijat-Cybernewsnasional.com

BOGOR, MCNN – Praktek pijat tradisional semakin menjamur di komplek ruko Kota Wisata Cibubur Kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor, yang diduga telah disalahgunakan oleh pengelolanya.

Praktek usaha panti pijat tersebut disinyalir hanyalah kedok belaka, karena pada prakteknya diduga telah disalahgunakan dengan menyediakan wanita penghibur untuk melayani laki-laki hidung belang.

Petugas Tramtib Kecamatan Gunung Putri, diduga sudah mengetahui kondisi tersebut, karena menurut keterangan dari beberapa warga setempat, sering melihat petugas yang datang, namun belum terlihat ada yang diberikan sangsi tegas terkait dugaan penyalah gunaan peruntukan bangunan ruko (Ilegal mining) tersebut.

Menurut beberapa sumber Awak Media Cyber News Nasional (MCNN), yang tidak mau dituliskan namanya, menjelaskan bahwa tempat tersebut diduga menyediakan wanita penghibur, sehingga nampak sering dikunjungi oleh orang-orang yang datang dari luar yang diduga para lelaki hidung belang.

“Disini ruko banyak yang dijadikan usaha panti pijat, tapi kenapa belum juga ada tindakan tegas, padahal sering didatangi oleh petugas, tapi tetap saja berjalan”. ungkap sumber Awak yang tidak mau di tulis jati dirinya.

Pantauan Awak Media Cyber News Nasional beberapa ruko wisata tersebut diduga di jadikan praktek mesum, seperti pengakuan salah seorang pengunjung usai keluar dari sebuah ruko tempat panti pijat, dirinya mengakui hal itu.

“Tarifnya mahal bang…, sekali pijat bisa 350 Ribu termasuk plus.” cetusnya.

Awak MCNN berusaha mengkonfirmasi kepada Kasat Tibum Pol.PP Kabupaten Bogor, namun sangat di sayangkan beliau sedang tak berada di tempat, sedangkan Pemerintah Kecamatan Gunung Putri tampaknya enggan mengambil langkah tindakan kepada pemilik usaha tempat panti pijat tersebut. (Purba).

 558 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan