Pungli dan Pengkolektifan PIN KPM Menghiasi Tiap Penggelontoran Program Sembako di Bantarjaya

Bekasi, MCNN.Com – Program Bantuan Pangan Non Tunai ( BPNT) atau sekarang berubah nama menjadi Program Sembako hampir setiap penggelontoran selalu menuai masalah. Mulai dari pendistribusian , qualitas dan quantitas sembako.

” Kemarin saya dikasih ayam hidup dan di pintai uang dengan alasan uang transport,” keluh Sawal warga Bantarjaya.

Hal lain yang menjadi perhatian adalah pengkolektifan kartu Keluarga Penerima Manfaat ( KPM) yang di kumpulkan oleh oknum tiap Rukun Tetangga ( RT ).

” Seharusnya pin ATM – kan rahasia, kenapa ketua RT dan E – Warong selalu meminta, ” jelas Anah warga Dusun III Desa Bantarjaya ( 13/11/2020).

Anah pun menambahkan bahwa setiap penggelontoran sembako selalu di pintai uang antara 10 sampai 20 ribu per KPM.

“Bukan hanya itu pendistribusian komoditi yang seharusnya serentak kadang di cicil, telur saya dapat tapi tetangga lain belum, kadang dua hari baru turun, ” tambah Anah

Menyikapi masalah tersebut, Rian petugas Agen Brancless Bank ( ABB ) mengatakan bahwa KPM berhak menyimpan sendiri ATM nya dan jangan memberikan nomor PIN ke siapapun.

” Pin rahasia jangan diberikan ke sembarang orang, ” ungkapnya* ( Awih – Apen)

 

 

 

 

 508 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan