Polres Sukabumi Kota Ungkap Pengedar Narkoba Dan Obat Terlarang 

Sukabumi. MCNN – Polres Sukabumi Kota kembali melakukan Pengungkapan kasus peredaran dan penyalahgunaan Narkoba dan obat terlarang. Dalam ungkapannya ada 11 orang ditetapkan sebagai tersangka dengan barang bukti Sabu kristal putih, tembakau sintetis dan beberapa Obat berbahaya.

“Dalam dua minggu terakhir ini kita sudah berhasil mengungkap 9 TKP dengan 11 tersangka. Dari 9 TKP tersebut barang bukti yang berhasil diamankan 685,33 gram sabu, 135,35 tembakau sintetis, 5.405 butir tramadol, 8.919 butir Hexymer, 2.000 butir Dextro serta 36 butir Rexlona,” kata Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sy Zainal Abidin, Jumat (03/09/2021).

Selain itu ucap Kapolres ada 11 handphone dari berbagai merk turut diamankan, 1 buah ATM BCA, 2 timbangan digital, 5 buah tas berbagai merk, 1 buah jaket warna coklat lalu uang dari hasil penjualan Rp 1.045.000.

Dijelaskannya bahwa total 9 TKP itu berada di Cikole 1 kasus, Warudoyong 1 kasus, Citamiang 1 kasus, Gunungpuyuh 1 kasus, Lembursitu 1 kasus, Sukalarang 1 kasus pengembangan dari Gunungpuyuh, Cibeureum 2 kasus dan Cicurug 1 kasus,” jelas Kapolres.

Menurutnya, para tersangka pemakai dan pengedar narkoba oleh Polres Kota Sukabumi ini akan dikenakan hukuman berlapis diantaranya, AGI (21) dan SRP (23) mengedarkan dan menggunakan jenis Kristal putih sabu. Kemudian tersangka RN (21) mengedarkan dan menggunakan jenis tembakau sintetis.

Kemudian, tersangka DRP(21), D(24), FRZ(20), MZ(20), DYP (31) menjual obat terbatas tanpa izin, RW(20) mengedarkan narkotika jenis sabu dan tembakau sintetis dan AS(46) mengedarkan dan menjual narkotika jenis kristal putih sabu.

“Pengungkapan ini merupakan hasil kerja keras personil Satnarkoba Polres Sukabumi Kota bekerjasama dengan masyarakat. Adapun modus operasi yang mereka (tersangka) gunakan umumnya adalah pembelian secara langsung, via transfer atau memberikan petunjuk-petunjuk kepada para pembelinya untuk kemudian mengarahkan mengambil barang tersebut,” papar Zainal.

Diketahui, Untuk para tersangka ini pasal 111 (1), 111 (2), 112 (2), 114 (2) Undang-undang RI nomor 35/2009 tentang narkotika dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara atau seumur hidup, kemudian pasal 62 Undang-undang RI nomor 5/997 tentang psikotropika dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara, dan pasal 196, 197, Undang-undang RI nomor 36/2009 tentang kesehatan dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara.

Penulis : Achmad Zazuli

Editor   : Sunarno

 174 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.