Polisi Ungkap Asal Limbah Medis Covid di Bogor, Ternyata Dari Tangerang

AKBP Harun, Kapolres Bogor saat Mengungkap Kasus Limbah Medis yang dibuang di Kabupaten Bogor.

KABUPATEN BOGOR, Cybernewsnasional.com — Pihak Kepolisian Polres Bogor berhasil mengamankan dua tersangka pembuang limbah alat pelindung diri (APD) di Kabupaten Bogor.

Berdasarkan pengakuan tersangka, limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) itu berasal dari sebuah hotel isolasi Covid-19 di daerah Tangerang.

Dalam kesempatan itu Kapolres Bogor AKBP Harun menjelaskan, ditemukan ada 120 kantong limbah medis Covid-19 yang dibuang di dua lokasi berbeda.

Harun mengatakan, kronologi penemuan limbah di dua lokasi itu berawal dari laporan polisi di Polsek Parung Panjang dan Cigudeg pada 3 Februari 2021.

“Awal dari situ diketahui ada laporan masyarakat bahwa terdapat limbah dan sampah berbahaya, serta sampah spesifik dan juga limbah medis di daerah Cigudeg dan Tenjo,” katanya, Rabu (10/2/2021) di Mapolres Bogor.

Barang bukti yang ditunjukkan Polisi saat digelar press release di Mapolres Bogor, selain itu Dua unit Mobil Boks turut diamankan.

Dari hasil penyelidikan, Kapolres mengatakan limbah medis tersebut berasal dari salah satu hotel yang dijadikan tempat isolasi orang tanpa gejala di Kota Tangerang, Banten.

“Pelaku bekerja sama dengan hotel tempat isolasi pasien Covid-19 di Tangerang dari 25 Januari 2021, kemudian 27 Januari 2021, dan 2 Februari 2021,” jelasnya

AKBP Harun menambahkan modus kedua pelaku WD dan IP yakni mencampur limbah medis B3 Covid-19 dengan sampah infeksius.

“Lalu disimpan di basement hotel sebelum dimasukkan mobil boks dan dibuang,”tambahnya

Kedua tersangka yang diamankan dijerat pasal 40 ayat 1 undang-undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah. Ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

“Ancaman hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 10 tahun, Denda Rp 100 juta, maksimal Rp 5 miliar,” tutup Harun.

Dari pengungkapan tersebut, Walikota Tangerang Arief R Wismansyah siap mengklarifikasi terkait hal tersebut.

“Saya siap saja kalau dipanggil untuk melakukan klarifikasi. Saya juga sudah meminta agar peristiwa itu diusut lebih lanjut,” Kutip dari pemberitaan Kompas yang berjudul Soal Limbah Medis di Kabupaten Bogor, Walikota Tangerang Siap Beri Klarifikasi.

(UPS)

 682 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan