Perajin Ondel-ondel Bertahan di Masa Pandemi, Bantuan UMKM Diharapkan Membantu

Galeri perajin Ondel-ondel yang berada di tepi jalan K.H. Hasyim Ashari Cipondoh Kota Tangerang.

KOTA TANGERANG, MCNN— Perajin ondel-ondel di Kota Tangerang provinsi Banten terus berusaha bertahan di masa pandemi ini.

Galeri yang berada di lokasi wisata air Situ Cipondoh di masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) memang tak seramai hari biasanya.

Yusup Supriyadi sang perajin ondel-ondel mengatakan omset penjualan yang didapatkan turun drastis hingga 60% perbulannya.

“Saat ini bisa dapat omset penjualan 3 sampai 4 juta tiap bulan, itu pun kotor, biasanya kalo tidak Covid 19 gini bisa 8 jutaan perbulan,” jelas Yusup, Minggu (13/9/2020).

Tas model topeng ondel-ondel yang dipajang di Galeri Ucup. (Foto Supriyadi Cybernewsnasional.com)

Galeri yang berada tepat di tepi jalan KH. Hasyim Ashari itu juga menjadi wadah karya bagi para perajin lain yang ingin memajang hasil karyanya.

Ragam aksesoris yang ditawarkan di galeri tersebut, mulai dari gantungan kunci sampai tas bermodelkan bentuk topeng ondel-ondel.

Selain itu ragam pakaian adat Betawi seperti baju pangsi, juga tersedia kaos lukis tangan yang dibuat dari bahan baku cairan desinfektan.

“Teman-teman seniman lain juga kerap menitipkan hasil karyanya di sini, galeri ini jadi wadah hasil karya mereka di luar event atau acara pameran yang saat ini sedang tidak boleh dilakukan,” ujar Ucup, sapaan akrab Yusup Supriyadi si pemilik Galeri.

Dalam pantauan Cybernewsnasional.com, patung ondel-ondel yang dipajang di depan galeri kerap menjadi spot foto para pengunjung yang datang ke tempat wisata air tersebut maupun yang hanya sekedar lewat.

Ucup perajin Ondel-ondel, saat membuat kerangka ondel-ondel. (Foto Supriyadi Cybernewsnasional.com)

 

Ucup mengungkapkan pesanan patung ondel-ondel buatannya pernah dipesan di beberapa daerah di wilayah Jabodetabek, dan dapat dipesan sesuai dengan beragam ukuran.

“Yang kaya gini model ondel-ondel untuk anak-anak (seraya membuat kerangka ondel-ondel-red), lingkar pinggangnya atau ukuran badan bisa kita sesuaikan, harga pun menyesuaikan ukuran dari 1 juta sampai 3 juta rupiah per pasang,” ungkapnya.

Ucup pun mengatakan sudah mendaftarkan usahanya dalam program Bantuan Presiden untuk usaha kecil menengah. Dan berharap adanya perhatian serta bantuan dari pemerintah, agar usaha yang digelutinya dapat terus bertahan dan juga bisa melestarikan budaya yang ada di Indonesia.

“Kemarin-kemarin ada yang datang ngebantuin untuk daftar online UMKM (program bantuan presiden untuk umkm-red), mudah-mudahan bantuan pemerintah tersebut bisa saya dapetin di masa pandemi ini lumayan bisa ngebantu urusan dapur, kita di sini juga sewa tempat ama pengelola wisata, tapi udah lama ga bayar soalnya sepi,” jelas Ucup. (Upi)

Tinggalkan Balasan