HTML5 Icon

Pemkot Jakut Dan Polres Elaborasi Masyarakat Cegah Tawuran

JAKARTA, Cybernewsnasional.com
Dua kelompok geng remaja VDM (Pademangan) dan SK (Sunter Kangkungan) terlibat tawuran hingga menyebabkan satu orang korban meninggal dunia pada Minggu (24/11/2019) lalu.

Walikota Jakarta Utara Sigit Wijatmoko mengapresiasi Polres Jakarta Utara yang telah berhasil melakukan pengungkapan dari aksi tawuran dua geng motor yang mengakibatkan seorang meninggal dunia.

“Kedua kelompok remaja tersebut bukan hanya pelaku, melainkan juga korban yang harus mendapat perhatian dari semua pihak,” katanya saat menghadiri rilis pengungkapan kasus tawuran pemuda di Lantai 3, ruang Rupatama Polres Jakarta Utara, Rabu (04/12/2019).

Menurut Sigit dengan dinamika yang terjadi di masyarakat banyak hal sangat bisa mempengaruhi seseorang berbuat sesuatu.

“Agar kejadian seperti itu tidak terulang, kami dari pihak Walikota Jakarta Utara akan kembali mengevaluasi pendekatan ataupun program yang bisa memfasilitasi aktifitas remaja untuk mengaktualisasikan dirinya,” katanya.

Sebagai langkah preventif, Sigit menambahkan jika pihaknya juga akan terus menghidupkan elaborasi di masyarakat. “Untuk memastikan keberhasilan bersama akan meningkatkan fungsi Forkompimko dengan terus melakukan monitoring, evaluasi sekaligus terobosan baru agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” ucapnya.

Kapolres Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan jika pihaknya sudah melakukan berbagai tindakan tindakan preventif dalam mengatasi segala Jenis kejadian.
“Kita punya Tim Tiger. Buat masyarakat Jakarta Utara yang menemukan kejadian yang harus ditindaklanjuti dengan cepat bisa langsung menghubungi nomor 08118569696,” katanya.

Sementara Anggota KPAI Seto Mulyadi mengatakan peran semua pihak sangat dibutuhkan sebagai upaya preventif tawuran geng remaja ini.

“Walikota Dan Kapolres harus melakukan langkah preventif, memberdayakan peran serta masyarakat. Mari bahu membahu, Pemkot Jakarta Utara dan Polres Jakarta Utara dengan memberikan sarana mengapresiasi diri para pemuda ke arah yang positif,” katanya.

(Sunarno)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: