Pangdam IV/Diponegoro dan Kapolda Jateng Sambangi Pengungsi Banjir Rob

Pengdam IV/Diponegoro

KOTA PEKALONGAN, MCNN – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, S.E., M.M., dan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Tengah, Irjen Pol Drs. Ahmad Luthfi, SH. S.St., M.K., mengunjungi tempat pengungsian warga terdampak banjir rob di Kelurahan Slamaran Kota Pekalongan, Kamis (4/5/2020).

Kunjungan kerja Pangdam dan Kapolda ke Pekalongan kali ini guna memberikan bantuan kepada korban banjir rob berupa sembako, makanan, obat-obatan, hingga tikar.

Dalam kegiatan sambangnya juga disambut oleh Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Kav Dani Wardhana, S.E., M.M., M.Han., beserta Walikota Pekalongan H.M Saelany Mahfudz, SE., Dandim 0710/Pekalongan Letkol Arfan Johan Wihananto, SIP, M.MS., Kapolres Kota Pekalongan  AKPB Egy Andrian Suez, SH., SIK., MH dan Wakil Walikota Pekalongan H.A. Afzan Arsland Djunaid. SE, beserta jajaran.

Pangdam IV/Diponegoro menyampaikan, agar dalam menangani musibah banjir rob ini, masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19. “Dengan adanya musibah ini, kami menghimbau kepada masyarakat, bahwa Pandemi Covid-19 ini belum selesai, oleh karena itu saya berharap pengertian masyarakat untuk melaksanakan protokol kesehatan dengan baik,” terangnya.

Pangdam juga menegaskan, bahwa untuk pelaksanaan penerapan protokol kesehatan tersebut, nantinya akan diatur oleh Walikota Pekalongan, daerah atau wilayah mana dahulu yang akan diterapkan.

“Kami, TNI dan Polri, siap membantu mendisiplinkan masyarakat untuk mentaati protokol kesehatan,” jelas Mayjen TNI Mochamad Effendi.

Dalam kesempatan yang sama Kapolda mengatakan, kehadirannya bersama Panglima untuk membantu meringankan beban para pengungsi.
“Kami datang kesini untuk melihat langsung masyarakat terdampak banjir rob di Kab/Kota Pekalongan, dan kami berikan bantuan yang mereka butuhkan,” ujar Irjen Pol Drs. Ahmad Luthfi saat jumpa persnya usai menyerahkan bantuan kebutuhan pokok.

Dikatakannya, lebih kurang 7.700 KK yang terdampak banjir rob, TNI – Polri dan masyarakat telah mendirikan satu dapur lapangan. Sampai kapan lamanya, Kapolda menyampaikan bisa selama penanganan banjir rob usai.

“Bisa sampai selesai dan mudah-mudahan hal ini tidak terlalu lama, semoga dalam tiga hari ini selesai, kita doakan bersama agar musibah ini cepat berlalu,” himbau Irjen Pol Drs. Ahmad Luthfi. (Dydy/red)

 38 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan