Menteri Desa : Sistem Pemasaran Digital BUMDES Sumber Kahuripan Perlu Ditiru

SUKABUMI, CYBERNEWSNASIONAL.COM – “Sistem Pemasaran Digital Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Sumber Kahuripan perlu ditiru,” ujar Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar. Pernyataan tersebut dikatakan saat mengunjungi Desa Cikahuripan, Kecamatan Cisolok, Sukabumi, Jumat (14/1/2022).

Diketahui, kunjungan Abdul Halim ke Bumdes Sumber Kahuripan Desa Cikahuripan dalam rangka memperingati sewindu (delapan tahun) lahirnya Undang-Undang (UU) Nomor 6 Tahun 2014 (UU Desa).

Kemendes PDTT akan menggelar acara peringatan di Kasepuhan Ciptagelar Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat.

Menteri Desa kunjungi Bumdes Sumber Kahuripan
Menteri Desa kunjungi Bumdes Sumber Kahuripan

Lebih lanjut Menteri yang akrab dipanggil Gus Halim tersebut mengapresiasi terobosan pengelola Bumdes Sumber Kahuripan yang memanfaatkan media digital marketing untuk memasarkan produk-produknya.

“Pemasaran berbasis online tersebut memperluas jangkauan pemasaran serta kemudahan berinteraksi terkait informasi akan produk atau jasa yang di tawarkan,” kata Halim.

Halim juga mengatakan, saat ini terjadi perubahan perilaku akibat dampak Covid-19 kemudian adanya teknologi internet. Yang tadinya berbelanja konvensional sekarang jadi online.

“Hal itu mendorong kebiasaan baru masyarakat dalam berbelanja yang lebih praktis, praktik pemasaran digital di BUM Desa Sumber Kahuripan ini patut di repilkasi oleh BUM Desa lainnya,” ujarnya.

Halim mengungkapkan, kemajuan teknologi internet masa kini telah mempermudah masyarakat melakukan beragam kegiatan di berbagai aspek kehidupan, salah satunya kegiatan ekonomi.

Menjadi lebih praktis, teknologi dan internet juga memberikan beberapa manfaat lain seperti hemat waktu, biaya, cepat, dan jangkauan luas, demikian diungkapkan Halim.

Kemudahan yang ditawarkan teknologi internet menjadi peluang besar bagi pelaku usaha, termasuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk melakukan kegiatan jual-beli.

Menteri desa tersebut menambahkan, jika Bumdes ingin menyasar pengguna medsos dalam memasarkan produk atau jasanya, maka Tim Pemasar dari BUM Desa perlu masuk di dunia digital marketing.

“Tim marketing bisa membuat penawaran, promosi, pemberian informasi kepada calon konsumen melalui, iklan, email marketing, brosur online, dan banyak lagi. Atau bekerja sama dengan platform e-commerce shopee dan lain sejenisnya,” jelasnya.

Disela-sela kunjungannya Halim menyempatkan diri untuk menggunakan jasa penyediaan layanan internet salah satu unit usaha milik Bumdes Sumber Kahuripan.

“Jasa penyedia layanan internet ini akan memberikan banyak manfaat, terutama bagi masyarakat setempat. Termasuk anak-anak sekolah juga akan lebih mudah mengakses internet dengan harga yang lebih murah,” kata Halim.

Turut mendampingi dalam kunjungan Menteri Desa PDTT tersebut Sekjen Taufik Madjid, Dirjen PDP Sugito, Dirjen PEID Harlina Sulistyorini. (Achmad Zazuli).

 183 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.