Mendapat Surat Kaleng , Konsumen BTN Ancam Lapor Polisi

BTN-Cybernewsnasional.com

MCNN, Bogor – Salah satu konsumen Bank Tabungan Negara, (BTN) atas nama Leonardo.B.Purba.SE., yang beralamat di komplek perumahan Pesona Vista Mekar Sari, Dayeuh Blok C3 No.15 Cileungsi Kabupaten Bogor, mendapat surat yang terindikasi pemerasan yang mengatasnamakan dari BTN. yang tertulis beralamat.di Gedung Duta Merlin Jakarta Pusat.

Purba kepada media menceritakan terkait kronologis datangnya surat lewat salah satu jasa ekspedisi yang mengatasnamakan dari BTN. Bahwa rumah tesebut yang telah ia huni selama 10 tahun dengan Hak Guna Bangunan (HGB). Masih mempunyai tunggakan sebesar 85 juta rupiah yang harus segera dilunasi. Dan apabila tidak dilunasi maka pihak Bank akan melelangnya.

“Jelas saya tidak terima bahkan saya mencurigai surat tersebut terindikasi surat kaleng atau surat pemerasan, karena suratnya tidak ada kop dan stempel resmi dari Bank selayaknya surat dari sebuah instansi resmi, makanya saya akan melaporkan kejadian ini kepada aparat kepolisian”, jelas Purba. Jum’at (13/03/2020).

Di tempat terpisah , Anwar salah satu petugas BTN ketika dikonfirmasi oleh Media Cyber News Nasional (MCNN) kepada media mengatakan, bahwa dia melihat banyaknya praktek modus penipuan, maka masyarakat agar lebih waspada, atau setidaknya konsumen bisa mengkonfirmasi dahulu kepada pihak bank BTN apabila ada hal yang mencurigakan.

“Membaca isi surat yang di tujukkan kepada konsumen , semestinya data nasabah tidak bocor keluar, karena nasabah ini tidak sedang bermasalah atau tidak terkena likuidasi, jelas sepertinya ini ada Indikasi praktek penipuan dan kemungkinan ada orang dalam yang terlibat, sebab data nasabah sampai bisa kecolongan, hal ini patut di curigai dan ada upaya Indaksi pemerasan terhadap konsumen”, jelas Anwar kepada Awak MCNN Via telepon seluernya.

Diakhir wawancara, Purba selaku pihak konsumen yang merasa dirugikan akan terus berusaha mencari kebenaran terkait siapa yang membuat surat tersebut.

“Pokoknya saya akan cari dan akan saya usut siapa dibalik kejadian ini, dan akan saya laporkan kepada pihak berwajib”, pungkas purba.

(Red).

 41 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan