Massa Demonstrasi Depan Pom Bensin di Neglasari Tangerang 

Massa menggelar aksi demonstrasi depan SPBU di Neglasari Kota Tangerang.

KOTA TANGERANG, Cybernewsnasional.com — Puluhan massa gelar demonstrasi depan Pom Bensin di Jalan Marsekal Suryadarma, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Selasa (09/08/2022).

Mereka merupakan karyawan
SPBU Pertamina No 34-15125 dan warga setempat yang memprotes kebijakan manajemen lantaran dinilai merugikan.

Menurut salahsatu massa aksi pihak manajemen SPBU telah melakukan potongan gaji karyawan sekitar 40 persen sejak 2 tahun terakhir akibat pandemi Covid-19.

Namun hingga kini, gaji yang mereka terima tidak kembali seperti semula meski ekonomi pasca pandemi mulai kembali pulih.

“Jadi saat Covid-19 gaji langsung dipotong secara sepihak, waktu 2 tahun ke belakang itu UMR 2020. Kurang lebih dipotong 40 persen dari gaji,” Kata salah seorang massa Aksi yang enggan disebutkan namanya.

Menurutnya, pihak karyawan sudah sering mengajukan kepada manajemen agar gaji mereka dinormalkan kembali, namun pihak manajemen selalu berdalih dengan memberi persyaratan seperti harus sudah vaksin, dengan alasan tersebut agar bisa ada proses kenaikan gaji.

Baca Juga: Pekerja PT Anugrah Hikmah Nusantara Adukan Nasib ke Disnaker Setelah 8 Bulan Tak Digaji

Meskipun telah mengikuti prosedur tersebut, pihak manajemen hanya menaikkan gaji sebesar Rp100 ribu hingga saat ini.

“Gaji karyawan sampai sekarang masih Rp2,2 juta untuk yang masa kerja di bawah 5 tahun, yang di atas 5 tahun Rp2,4 juta, di atas 10 tahun Rp2,5 juta,” jelasnya.

Ia pun mengungkapkan bahwa pihak manajemen pun melakukan tindakan sewenang-wenang dengan memutasi secara sepihak kepada karyawan jika mengajukan banding untuk kenaikan gaji atau setara dengan UMR 2021 atau 2022.

“Kami cuma menuntut hak-hak kami yang sampai saat ini tidak diberikan,” ujarnya.

Selain itu, masih kata salahsatu massa Aksi, manajemen SPBU dalam menerima karyawan baru maupun training tidak memprioritaskan warga sekitar, melainkan dari luar daerah seperti Bogor.

Hal tersebut yang membuat warga sekitar ikut melakukan aksi demo dengan karyawan.

“Selesai tadi demo pihak manajemen bakal memberikan keputusan hari Jumat (12 Agustus 2022) besok,” pungkasnya.

(Ups)

 384 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.