HTML5 Icon

Masalah Tanah Embung Kapuk Muara Berbuntut Panjang.

Jakarta, Cybernewsnasional.com – Embung yang berlokasi di Kelurahan Kapuk Muara berbuntut panjang. Hal ini terjadi berawal dari sekelompok warga , ormas, Lurah Kapuk Muara yang ingin memasang spanduk yang berisi larangan pengurukan tanah embung dilokasi tersebut dengan alasan jika pengurugan terus berjalan dikhawatirkan bisa mengganggu drainasse air ketika hujan dan menyebabkan banjir diwilayah Kapuk Muara.

Kapuk Muara-Cybernewsnasional.com

 

Tindakan warga dan Lurah Kapuk Muara tidak diterima oleh Daeng Tato sebagai pihak yang diberi kuasa oleh pihak yang menurutnya pemilik sah tanah tersebut.

“Saya mempunyai bukti girik dan surat kuasa, untuk menjaga tanah ini”,  ungkap Daeng Tatto ( 22/11/2019).

Lurah Kapuk Muara Jason Simanjuntak mengatakan bahwa pemasangan spanduk bukan bearti warga dan pihak kelurahan mengklaim kepemilikan tanah, tapi semata – mata banyak keluhan dari masyarakat dan tokoh yang mengkhawatirkan jika embung sebagai serapan air terus ditimbun atau diurug akan mengakibatkan banjir.

” Kami dan warga tidak mengklaim bahwa tanah itu milik kami, kami dan warga hanya memasang spanduk yang salah satunya mengenai ketentuan Perda no 8 tahun 2007″, ungkapnya. Jum’at ( 22/11/2019).

Salah seorang warga RW 03 Kelurahan Kapuk Muara yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan bahwa jangan sampai masalah tanah sengketa menjadikan wilayah kami tidak kondusuf.

“Segera selesaikan masalahnya, saya khawatir kalau seperti ini terus”, ungkapnya.

(Apen Sodikin).

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: