Mapolres Sukabumi Kembali Rilis Hasil Tangkapan Curanmor

Jakarta. MCNN – Mapolres Sukabumi melaksanakan giat berupa Rilis penagkapan Curanmor, dalam Giat tersebut tampak terlihat enam unit sepeda motor hasil curian selama lebih dari sepekan terakhir di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota.

Berikut rincian jenis dan nomor polisi keenam sepeda motor

Honda Beat warna hitam tahun 2017 nopol F 5725 OQ

Honda Beat warna hitam nopol F 2983 TW

Honda Vario warna merah nopol F 6746 ER

Suzuki Satria FU tahun 2017 nopol F 4606 SR

Honda Beat warna hitam tahun 2020 nopol F 6995 TAA

Honda Beat warna putih tahun 2018 nopol F 5767 OU

Ke enam unit kendaraan bermotor tersebut adalah hasil Pengungkapan Satuan Reserse Kriminal Polres Sukabumi Kota dalam giat operasi Jaran Lodaya 2021.

“keenam sepeda motor diamankan dari lima TKP pencurian diantaranya.
“Di antaranya di Jalan Pelabuhan II Lembursitu, Kampung Cibatu Cisaat, Cikundul Lembursitu, Perum Cimahpar Sukaraja dan Kampung Banyuresmi Sukalarang,” ujar AKBP Sumarni Kapolres Sukabumi kepada awak media dalam pres rilis di halaman Mapolres Sukabumi Kota, Rabu (3/3/2021) sore.

Dalam penangkapan tersebut ada delapan tersangka yang diamankan. Masing-masing berinisial NO (32 tahun), CK (25 tahun), JY (25 tahun), TR (33 tahun), UO (41 tahun), RR (27 tahun), MIP (29 tahun), dan YK (41 tahun).

“Dari hasil keterangan, pelaku NO telah melakukan aksi pencurian empat kali, TR dan JY enam kali, UO tiga kali. Sementara CK adalah salah satu penadah. Jadi, dari delapan pelaku ini ada yang satu kelompok dan ada yang beda kelompok,” tambah Sumarni.

Dalam rilis, Sumarni memaparkan bahwa modus operandi yang dilakukan pelaku adalah dengan merusak kunci kontak menggunakan kunci letter T berikut mata kunci hingga motor menyala lalu dibawa kabur.

Polisi juga mengamankan barang bukti lainnya berupa handphone sebagai alat komunikasi, sembilan mata kunci yang terbuat dari besi diruncingkan, kunci letter T dan sebuah alat pemukul dari besi.

“Lima pelaku diancam pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, ancaman kurungan maksimal 9 tahun. Satu pelaku sebagai penadah terancam Pasal 481 KUHP karena ikut serta atau sudah menjadi bagian dari kejahatan dengan ancaman kurungan maksimal 7 tahun,” pungkas Sumarni

( Achmad Zazuli )

 134 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan