Mahasiswa Tangerang Tolak  Tenaga Kerja Asing Yang Datang di Saat Pandemi

TANGERANG, MCNN – Dugaan kedatangan Tenaga Kerja Asing (TKA) ke Indonesia nampaknya tidak berhenti. Meskipun beberapa waktu lalu Pemerintah pusat membuat Kebijakan melarang TKA datang ke Indonesia.

Ahmad Izat Zajuly Ketua HMI Cabang Tangerang Raya, kepada Media Cyber News Nasional (MCNN) menyampaikan tanggapannya bahwa kedatangan TKA tersebut mendapat sorotan yang serius dari kalangan Mahasiswa Tangerang. Mereka melihat sebagai bentuk ketimpangan atas aturan, apalagi dimasa saat ini pandemi Covid-19.

“Seharusnya saat ini pemerintah fokus pada persoalan bagaimana menangani pendemi Covid-19 ini. Bukan malah menghadirkan TKA. Buat apa mereka datang ke Indonesia ini.” ucapnya.

Apabila hanya untuk bekerja masih banyak Tenaga Kerja Indonesia yang terkena PHK gara-gara pendemi Covid-19 ini. Ditambahkan Zajuly.

Dirinya juga menjelaskan lebih lanjut, berdasarkan data dari Apindo terdapat sebanyak 6,4 juta orang pekerja yang kena PHK. Apakah ini gak miris melihat TKA terus datang, sedangkan pekerja Indonesia masih banyak yang di PHK. Ini adalah suatu bentuk ketimpangan.

Mahasiswapun meminta kepada pemerintah, Imigrasi, pihak Bandara Soetta agar dapat segera memulangkan para TKA tersebut. Bahkan apabila mereka tetap dipertahankan atau tidak  memulangkan TKA China, ancaman tegas dari mahasiswa akan melakukan aksi demontrasi sekalipun ini masih masa PPKM sebab ini sudah melanggar peraturan pusat.

Menurutnya dari Informasi yang didapatkan,  sebanyak lebih dari 188 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China tiba di Indonesia dengan pesawat CHINA SOUTHERN CZ387.

“Ini sudah mencederai aturan, kami menduga jangan-jangan pengawasan migrasi tidak berjalan.” pungkasnya.

Sampai berita ini diturunkan Awak Media Cyber News Nasional belum mendapatkan konfirmasi dari Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang terkait kedatangan TKA tersebut karena pegawai yang membidangi hal tersebut sedang melakukan Work From Home. (Red).

 256 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan