Lurah Sangiang Jaya Tegaskan Jangan Ada Pungli BST

Lurah Sangiang Jaya Dwiana L Nugraha tinjau langsung persiapan pembagian BST

TANGERANG, Cybernewsnasional.com – Penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) untuk warga Kelurahan Sangiang Jaya akan diberikan selama dua hari dan akan dilaksanakan di Gedung Sekolah SDN Taman Cibodas, Kelurahan Sangiang Jaya Kecamatan Periuk, Kota Tangerang.

Penyaluran Bantuan Sosial Tunai ( BST) yang di jadwalkan penyaluran selama 2 hari pada hari Jum’at dan Sabtu pada tanggal 30 dan 31 Juli Tahun 2021 tersebut untuk menghindari kerumunan warga.

Lurah Sangiang Jaya, Dwiana L Nugraha mengatakan, Besok akan di laksanakan penyaluran Bantuan Sosial Tunai ( BST) untuk warganya dan akan di laksanakan di SDN Taman Cibodas Kelurahan Sangiang Jaya.

Sebanyak kurang lebih 2000 penerima manfa’at BST tersebut sesuai kesepakatan, akan di salurkan selama 2 hari hari pada hari Jum’at dan Sabtu di tempat yang sama.  dengan tujuan menghindari kerumunan.

” Penerima BST cukup banyak, dan hanya memakai 1 tempat jadi untuk menghindari kerumunan pihak kelurahan sepakat penyaluran di laksanakan 2 hari,” jelasnya.

Untuk Bantuan Sosial Tunai( BST) yang akan di berikan kepada warga bantuan pada bulan Mei dan Juni dengan niminal sebesar Rp. 600.000 dengan harapan bantuan dari pemerintah tersebut benar-benar bisa di manfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari, Ujarnya saat di temui seusai memberikan bantuan kepada warga, Kamis ( 29/7/2021)

Lebih lanjut, Lurah Sangiang Jaya Dwiana L Nugraha yang kerap disapa Elang, sangat menyayangkan adanya dugaan pungutan atau potongan BST oleh oknum pendamping di Wilayah Kota Tangerang.

Dengan adanya kejadian tersebut, Elang terus menerus menghimbau kepada seluruh jajaran yang terlibat baik Ketua RT, RW, PSM dan pihak pegawai Kelurahan Sangiang Jaya agar tidak melakukan pungutan atau menerima imbalan apapun terkait BST.

Selain menghimbau kepada seluruh jajaran pengurus, ia juga menegaskan apabila ada temuan dugaan potongan BLT yang di lakukan oleh siapapun agar secepatnya melaporkan kepadanya langsung.

Masih kata Elang, untuk di wilayahnya sejauh ini pihaknya belum pernah menerima laporan maupun dugaan pemotongan BST.

” Sejauh ini saya sendiri belum menemukan atau menerima laporan terkait potongan, jadi di tegaskan jangan sampai ada yang melakukan hal-hal yang bisa merugikan dirinya sendiri apalagi warganya.” Pungkasnya.

(Angga).

 322 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.